Disaksikan Orang Tua, Ratusan Siswa SMPN 6 Pekanbaru Disuntik Vaksin MR

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 17:32 WIB Pendidikan

Berita Terkait

Disaksikan Orang Tua, Ratusan Siswa SMPN 6 Pekanbaru Disuntik Vaksin MR Kasek) SMPN Pekanbaru, Fitra Yulia Rozi, MPd

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dengan disaksikan para orang tua, ratusan siswa SMPN 6 Pekanbaru kembali  mendapatkan imunisasi Measles Rubella (MR). Pemberian imunisasi campak rubella ini merupakan program pemerintah agar anak-anak kebal terhadap penularan virus yang berakibat fatal, bahkan mematikan.

Kepala Sekolah (Kasek) SMPN Pekanbaru Fitra Yulia Rozi, MPd menjelaskan, dalam kegiatan hari ini, pihaknya sengaja mengundang orang tua siswa yang anak belum imunisasi pada tahab pertama untuk diberikan sosialisasi serta penjelasan dari petugas Dinas kesehatan dalam hal ini Puskesmas Rumbai yang melibatkan tim WHO Pekanbaru, tentang maksud dan tujuan serta manfaat dari imunisasi RM, sekaligus menepis issu miring yang beredar di media, kata Rozi.

Menurut Rozi, dalam pertemuan tersebut, secara umum para orang tua siswa menyambut baik program RM dan setuju anak mereka melakukan imunisasi. "Alhamdulillah proses imunisasi berjalan baik aman dan lancar dilaksanakan di masing-masing ruang kelas dan disaksikan langsung oleh orang tua siswa," terangnya.

Lagi kata Rozi, kegiata imunisasi vaksin MR hari ini merupakan kelanjutan dari sebelumnya. Karena pada imunisasi pertama, dari 1086 siswa, baru 460 siswa yang melaksanakan imunisasi. Dengan berlangsungnya Imunisasi hari ini, sekitar 80 persen siswa-siswi SMPN 6 sudah melakukan Imunisasi Measles Rubella (MR), urainya.

Rozi menambahkan, pemberian imunisasi MR sangat diperlukan bagi siswa kita yang usia dibawah 15 tahun. Karena sangat rentan tertular oleh virus penyakit. Karenanya, imunisasi Vaksin MR merupakan upaya pencegahan yang paling efektif agar peserta didik terhindar dari tertularnya penyakit yang membahayakan itu, sebut Rozi.

Ditanya, sebelum melakukan imunisasi, apakah orang tua membuat surat pernyataan persetujuan. Menurut Rozi, pihaknya tidak lagi membuat surat pernyataan seperti imunisasi pertama. Karena orang tua siswa sudah mendengarkan langsung penjelasan dari pihak terkait dan menyetujui, pungkasnya. (jsn)

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 17:32 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru