Minggu, 21 Juli 2024 WIB

Liga Arab Boikot Perusahaan Pro-Israel

Redaksi - Selasa, 09 Juli 2024 10:51 WIB
Liga Arab Boikot Perusahaan Pro-Israel
Ilustrasi.(Foto: Tomas Coex/AFP/Getty Images)
kabarmelayu.comJAKARTA - Liga Arab bersepakat memboikot perusahaan yang berafiliasi dengan Israel. Hal itu tertuang dalam pernyataan yang dikeluarkan pada akhir konferensi ke-96 di Kairo, Mesir.

Delegasi Arab menegaskan, anggotanya tidak akan berinvestasi di permukiman Yahudi dan menuntut para pengusaha menarik investasi dan menghentikan kerja sama dari permukiman tersebut.

"Para peserta menyampaikan apresiasinya atas upaya gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) dan mengakui dampak dan pencapaiannya yang luas dalam menghadapi pendudukan, kolonialisme, dan apartheid Israel, serta mendukung perjuangan rakyat Palestina," bunyi laporan yang dikutip dari Middle East Monitor pada Selasa (9/7/2024).

Baca Juga:

Konferensi yang dipimpin Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab untuk Palestina Saeed Abu Ali, menekankan pentingnya memperkuat kerja lembaga-lembaga boikot Arab. Boikot Liga Arab terhadap perusahaan terafiliasi Israel dimulai sejak 3 Juli 2024.

"Hal ini juga menekankan pentingnya bekerja untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi antara Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dalam mengembangkan mekanisme boikot Islam dan mengintegrasikannya dengan boikot Arab dan internasional,"

Baca Juga:

Abu menyampaikan konferensi tersebut juga mendesak Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mematuhi pembaruan tahunan daftar hitam perusahaan global dan Israel yang beroperasi di pemukiman ilegal Israel di wilayah Arab yang diduduki (Tepi Barat dan Golan), sejalan dengan resolusi Dewan 31/36 tahun 2016.

Abu mengatakan konferensi tersebut mengutuk segala undang-undang atau keputusan yang mengkriminalisasi dan menargetkan gerakan BDS, mencegah divestasi, dan tindakan boikot terhadap Israel, termasuk undang-undang tentang aktivitas ekonomi untuk badan publik yang dikeluarkan oleh House of Commons Inggris dan keputusan serupa di Jerman dan beberapa negara bagian AS.

"Selain itu, konferensi tersebut meminta FIFA dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk melarang Israel berpartisipasi dalam acara olahraga mengingat tindakan penghancuran dan genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza," kata Abu.

israel" target="_blank">Sumber

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lagi, PBNU Tegaskan Larangan Kerja Sama dengan Lembaga Terafiliasi Israel
Diduga Terlibat Organisasi Terafiliasi Zionis Israel, Dua Anggota MUI Dinonaktifkan
Isaac Herzog yang Ditemui ‘Intelektual’ Nahdliyin Ternyata Penghasut Genosida
Kunjungan 5 Intelektual Muda Nahdliyin ke Israel, Bagian Strategi Hasbara?
Genosida Gaza Masih Terjadi, 5 Intelektual Nahdliyin Ini Malah Menghadap Presiden Israel
Tentara Israel Berondong Anak Berusia 13 Tahun Hingga Tewas
komentar
beritaTerbaru