Peneliti Ungkap Banyak Pria Ogah Pakai Masker dengan Alasan Konyol!

Sabtu, 23 Mei 2020 - 17:08 WIB Lifestyle

Berita Terkait

Peneliti Ungkap Banyak Pria Ogah Pakai Masker dengan Alasan Konyol! (Ilustrasi : Nypost)

Banyak pria di lingkungan Anda yang terkesan malas menggunakan masker di tengah pandemi? Jangan merasa aneh, karena hal itu dibuktikan oleh sebuah penelitian.

Ya, New York Post melaporkan peneliti dari Middlesex University London di Inggris dan Institut Penelitian Ilmu Matematika di Berkeley, California, pria lebih malas menggunakan masker untuk mencegah COVID-19 dibandingkan perempuan. Alasannya pun sangat sepele.

Pria ogah menggunakan masker dengan alasan ego semata. Jadi, laki-laki itu cenderung percaya bahwa mereka akan merasa terlihat lemah di hadapan lingkungan sosial ketika mengenakan masker.

"Pria merasa dirinya tak begitu terpengaruh oleh virus ini dan itu kenapa mereka tak begitu membutuhkan masker," kata rekan penulis Valerio Capraro dan Helene Barcelo. "Temuan ini sangat ironis," sambung mereka.

Terlebih, fakta menjelaskan bahwa korban meninggal akibat COVID-19 kebanyakan adalah laki-laki. Ini terjadi di negara dengan kasus COVID-19 yang cukup tinggi seperti di China, Italia, Spanyol, dan New York.

Selain itu, laporan ini juga mengungkapkan bahwa penggunaan masker bagi pria malah membuat mereka mudah meluapkan emosi negatif. Jadi, ada anggapan di tengah laki-laki bahwa ketika pakai masker, Anda dinilai memalukan oleh laki-laki lain.

Bukan hanya dianggap memalukan, tetapi Anda juga dinilai kurang keren, dan dianggap lemah. Sehingga, untuk menghindari adanya stigma itu, laki-laki lebih memilih untuk tak pakai masker sekalipun pemerintah mewajibkannya.

Sementara itu, survei lain pun membuktikan bahwa laki-laki itu lebih banyak yang tak suka pakai masker. Jajak pendapat One Gallup / Knight Foundation yang melakukannya dan digelar 14-20 April lalu.

Hasilnya menujukan bahwa 25 persen pria mengaku selalu pakai masker saat keluar rumah. Angka itu lebih kecil dibandingkan perempuan yang mencapai 44 persen.

"Terkait dengan gender, perempuan pada umumnya kurang mau mengambil risiko dan dengan demikian mereka dinilai lebih patuh dengan apa yang disarankan pemerintah dalam upaya pencegahan," kata penulis.

(okezone.com)

Sabtu, 23 Februari 2017 - 17:08 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru