Menag Sebut Beberapa Pesantren Buka 10 Juni Jelang New Normal

Kamis, 28 Mei 2020 - 16:13 WIB Pendidikan

Berita Terkait

Menag Sebut Beberapa Pesantren Buka 10 Juni Jelang New Normal (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono). Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.

JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pihaknya akan membuka kembali kegiatan pendidikan di pondok pesantren yang siap beroperasi jelang fase tatanan hidup baru atau new normal di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Pembukaan kembali pesantren dilakukan secara bertahap mulai 10 Juni mendatang.

Hal itu ia utarakan saat bertemu dengan Tim Satgas Lawan Covid-19 DPR RI di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (28/5).

"Kami merumuskan tugas Kemenag terkait pesantren di era normal baru ini, mengoperasionalkan kembali pesantren yang sudah memungkinkan secara bertahap," kata Fachrul.

Fachrul menyatakan pembukaan pesantren nantinya wajib menerapkan protokol kesehatan para santri dan tenaga pendidik.

Ia menyebut pembukaan kembali pesantren turut mempertimbangkan kesejahteraan para guru dan pengasuh pondok pesantren yang terkena imbas pandemi corona.

"Karena kita paham kalau pesantren nggak jalan-jalan ya kesejahteraan para guru dan pengasuh pesantren akan terganggu. Itu jadi pemikiran kami juga. Harus kita pikirkan itu bagaimana," kata dia.

Lebih lanjut, Fachrul menyatakan pihaknya akan mengirimkan tim khusus untuk memeriksa kesiapan pesantren yang akan beroperasi pada 10 Juni mendatang. Termasuk diantaranya untuk mengecek kesiapan protokol kesehatan Covid-19.

"Terutama dari aspek jaga jarak. Kami minta masukan mana yang siap. Karena ada beberapa pesantren yang mau buka 10 Juni. Kalau sudah siap kita kirim tim," kata dia tanpa merinci pesantren mana saja yang bakal dibuka kembali.

Tak hanya itu, Fachrul menyatakan pihaknya tengah menyusun piranti lunak untuk memonitor keamanan santri yang sudah tinggal dan yang akan kembali ke pesantren.

Ia berharap piranti itu mencegah agar sesama santri tak saling menularkan penyakit bila pesantren sudah resmi beroperasi.

"Jangan sampai saling menularkan. Jangan sampai di dalam sehat tapi yang datang dari luar nggak sehat. Jadi menularkan. Atau sebaliknya," kata dia.

Meski demikian. Fachrul turut menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar berhati-hati dalam pembukaan kembali pesantren. Jokowi, kata dia, meminta agar jangan sampai ada klaster baru di Pesantren.

"Bukan mengatakan nggak boleh, tapi beliau bilang hati-hati. Jangan sampai kita justru membuat mereka jadi sakit," kata mantan Wakil Panglima TNI ini. 
(CNNIndonesia.com)

Kamis, 14 Juni 2020 - 16:13 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru