Kenali Gejala Flu Babi G4 yang Berpotensi Jadi Pandemi

Selasa, 30 Juni 2020 - 19:26 WIB Kesehatan

Berita Terkait

Kenali Gejala Flu Babi G4 yang Berpotensi Jadi Pandemi (iStockphoto/magicmine) Ilustrasi. Sama halnya seperti virus corona penyebab Covid-19, virus flu babi G4 menginfeksi sistem pernapasan manusia.

JAKARTA - Pandemi Covid-19 belum usai, publik kembali dikejutkan dengan temuan tipe baru virus flu babi (swine flu). Kenali beberapa gejala infeksi flu babi jenis baru ini sebagai langkah antisipasi.

Virus anyar yang dinamai Genotip 4 (G4) ini ditemukan oleh para peneliti dari China Agricultural University, Center for Disease Control and Prevention (CDC) China, dan University of Nottingham. G4 merupakan turunan dari virus flu babi H1N1 yang sempat jadi pandemi pada 2009 lalu.

"Virus G4 memiliki semua ciri penting dari kandidat virus pandemi," sebut peneliti dalam studi, mengutip Euro News.

Sama halnya seperti SARS-CoV-2, virus flu babi G4 ini menginfeksi sistem pernapasan manusia dan mampu memperbanyak diri dengan cepat.

Mengutip Health Shots, infeksi flu babi G4 bisa menimbulkan gejala klinis parah termasuk bersin, mengi, batuk, dan rata-rata penurunan berat badan maksimal 7,3-9,8 persen dari massa tubuh.

Gejala ini tidak jauh berbeda dengan infeksi virus flu babi H1N1. Mengutip WebMD, pada virus H1N1, infeksi umumnya bisa mengarah pada penyakit yang lebih serius termasuk pneumonia, infeksi paru, dan masalah pernapasan lainnya.

Sayangnya, manusia disebut tidak kebal terhadap virus baru ini. Studi mencatat, manusia tidak terlindungi dari virus G4.

Studi ini dilakukan selama kurun waktu 2011-2018. Peneliti mengumpulkan lebih dari 30 ribu sampel hasil swab nasal babi di rumah pemotongan hewan dan rumah sakit khusus hewan di 10 provinsi China.

Hasilnya, sebanyak 179 virus flu babi teridentifikasi. Namun, hanya virus G1 yang muncul terus menerus dari tahun ke tahun.

Sebelumnya, peneliti menemukan kasus infeksi virus flu babi G4 pada tahun 2016 dan 2019. Dua pasien berusia 46 tahun dan 9 tahun dilaporkan terinfeksi virus tersebut.

(CNNIndonesia.com)

Selasa, 17 November 2017 - 19:26 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru