Cegah Politik Uang, Bawaslu Kaji Gandeng KPK

Kamis, 16 Juli 2020 - 15:03 WIB Politik

Berita Terkait

Cegah Politik Uang, Bawaslu Kaji Gandeng KPK (Foto: iNews) Ilustrasi Pilkada

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan (Bawaslu) membuka kemungkinan kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka menangani pelanggaran Pemilu, dalam hal ini tindak pidana politik uang (money politics). Hal itu diungkap Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Fritz mengaku kehadirannya itu ke gedung KPK dalam rangka membahas terkait dengan bagaimana strategi-strategi Bawaslu dalam menghadapi pelanggaran politik uang di Pilkada 2020. Tak hanya itu, dia juga memaparkan kepada KPK terkait penanganan pelanggaran tersebut di Pemilu di Pemilu sebelumnya.

"Dan bagaimana hambatan-hambatan yang dialami Bawaslu dalam penegakkan tindak pidana politik uang itu," kata Fritz saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Dalam pertemuan itu, kata dia, Bawaslu dan KPK juga membahas kemungkinan kerja sama antar lembaga terkait penanganan perkara politik uang dalam Pemilu yang akan datang. Kendati demikian, pembahasan tersebut hanya baru sekedar wacana saja.

"Jadi tadi itu adalah sesinya sharing, sesi saling berbagi informasi bagaimana kerja sama antara Bawaslu dan KPK untuk masa yang akan datang," ujarnya.

Fritz mengaku ada sejumlah rekomendasi yang diberikan KPK dalam penanganan perkara politik uang ini. Misalnya, bagaimana Bawaslu melihat kembali indeks kerawanan terjadinya pelanggaran politik uang seperti yang pernah dibuat KPK. Kemudian rekomendasi selanjutnya, bagaimana dengan calon-calon petahana (incumbent) di Pilkada 2020.

"Termasuk juga dugaan-dugaan dari partai politik mana, kemudian bagaimana persoalan pada saat penegakkan-penegakkan tindak pidananya," katanya.

(iNews.id)

Kamis, 23 Juli 2019 - 15:03 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru