Gelar Aksi Demo, BRB Desak RUU Ciptaker Dicabut

Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:23 WIB Peristiwa

Berita Terkait

Gelar Aksi Demo, BRB Desak RUU Ciptaker Dicabut fin/re

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, sekitar 150 orang buruh yang menamakan diri Buruh Riau Bersatu  (BRB) melakukan aksi demo di Gedung DPRD Riau, Jumat (14/8/20).

Koordinator aksi BRB, Indra Gunawan Sinulingga dalam orasinya menyebutkan, bahwa aksi demo hari ini merupakan tindaklanjut atas hearing pada16 Juli lalu.

"Omnibus Law RUU Cipta Kerja (Ciptaker) bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 dan minta supaya dicabut", desak dia.

Menurut Indra Gunawan Sinulingga   muatan materi RUU mengurangi (mendegradasi) hak-hak dasar buruh dan bertentangan dengan UUD 1945.

Ia mengatakan, muatan RUU Omnibus Law bertentangan bengan Hak Asasi Manusia (HAM), dan RUU membuat kekosongan hukum di bidang hubungan industrial, asas pembentukan peraturan perundang-undangan, dan Putusan Mahkamah Konstitusi.

Sementara anggota DPRD Riau Tumpal Hutabarat SE MM didampingi Agung Nugroho didepan ratusan buruh BRB, mengatakan penolakan RUU Omnibus Law oleh buruh dinilai wajar.

"Aspirasi BRB hari ini untuk menolak RUU Omnibus Law yang sangat merugikan buruh. Kemudian mereka minta menurunkan iuran BPJS", ujarnya usai menerima aksi demo BRB.

Anggota komisi II DPRD Riau dari fraksi Demokrat itu mengaku, pihaknya sudah menerima pernyataan sikap BRB dan akan dibawa langsung ke DPR RI paling lambat pada Senin 18 Agustus 2020.

"Kita juga menolak Omnibus Law.  Draft penolakan RUU tersebut sudah dibawa ke Jakarta dan sudah  diserahkan ke DPR RI", ucap Tumpal.

Sehari sebelumnya, Kamis (13/8/20), aksi serupa juga disuarakan oleh Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

Mereka menuntut RUU Omnibus Law Cipta Kerja agar dicabut karena muatan materi RUU tersebut, mengurangi hak-hak dasar buruh dan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, ucap koordinator aksi yang juga Ketua KSBSI Kota Pekanbaru Novem Hutahuruk. (fin)

Jumat, 28 Oktober 2019 - 13:23 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru