Kisah SDN 185 yang Berada di Wilayah Pinggiran Kota Pekanbaru

Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:56 WIB Pendidikan

Berita Terkait

Kisah SDN 185 yang Berada di Wilayah Pinggiran Kota Pekanbaru Kepala SDN 185 Geringging, Awaluddin SPd

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Selain masalah jaringan, untuk menjangkau SDN 185 Geringging Kecamatan Rumbai Pesisir butuh tenaga ekstra. Pasalnya, ketika diguyur hujan jalanan sulit dilewati kendaraan bermotor.

"Dari Simpang Okura itu ke dalam 17 kilometer. Kalau dengan cuaca sekarang, jalannya masih mendingan. Tapi kalau hari hujan, manggasing motor tu", ujar Kepala SDN 185 Geringging, Awaluddin SPd saat berbincang bincang dengan wartawan, Selasa (20/10/20).

Ia mengatakan ada 3 orang guru yang memang berdomisili di sana yakni, di Perawang. Dan itu tidak ada masalah.

"Kalau yang tinggal di Perawang yah ndak masalah, jalannya bagus. Mereka bisa menempuh perjalanan lebih kurang 30 menit. Kalau saya dari rumah sekitar 1 jam," ucap Kepsek SDN 185 yang tinggal di Limbungan tersebut.

Awaluddin menceritakan, selama diterapkannya belajar daring (dalam jaringan) pihaknya sedikit mengalami kendala. Karena sinyal disana kadang muncul kadang tidak.

"Makanya guru saya itu kalau melakukan kegiatan mengajar, terpaksa pergi ke Maredan untuk dapat jaringan. Karena semua dikelilingi sawit. Mulai dari kita masuk, sepanjang jalan hingga ke sekolah semuanya kebun sawit", ujarnya.

Awaluddin mengungkapkan disamping sulitnya jaringan, siswa juga tidak semua punya android. Alhasil pembelajaran hanya bisa dilakukan melalui WhatShap. Sementara untuk luar jaringan (luring) sulit dilakukan.

Kepala sekolah yang sudah bertugas 8 tahun di SDN 185 itu mengatakan, sebagai solusi sebagian orangtua yang merasa kurang mendapat pelayanan pembelajaran, mereka mengundang guru ke rumahnya namun tetap dengan protokol kesehatan.

"Orangtua siswa yang mengundang guru itu ke rumahnya sekitar 50 persen dari 200 siswa SDN 185", ucapnya.

Terkait bantuan kuota paket internet kepada guru dan siswa kata Awaluddin, hingga sekarang masih dalam tahap validasi.

Ia juga mengaku bahwa meski kegiatan belajar mengajar sudah berlangsung pasca PPDB, namun  siswa kelas I yang baru diterima belum kenal, hanya sebatas nama siswanya saja, ucapnya. (fin).

Selasa, 18 Agustus 2020 - 14:56 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru