Covid-19 Riau: Jumlah Pasien Sembuh Lebih Tinggi dari Pasien Positif

Senin, 26 Oktober 2020 - 20:39 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Covid-19 Riau: Jumlah Pasien Sembuh Lebih Tinggi dari Pasien Positif Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir

PEKANBARU - Dalam sepekan ini, setelah dilakukannya pengecekan terhadap kasus terkonfirmasi positif Orang Tanpa Gejala (OTG), pasien yang sembuh di Provinsi semakin meningkat. Pengecekan ini untuk memastikan OTG positif telah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan sudah dinyatakan sembuh. 

Untuk hari Senin (26/10), penambahan pasien yang sembuh lebih tinggi dari pasien positif, yakni sebanyak 306 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, total menjadi 9.971 orang.  

“Alhamdulillah, pasien sembuh kembali meningkat. Kita berharap pasien yang OTG yang telah menjalani masa karantina 14 hari semkain banyak yang sembuh," ujar Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (26/10/2020/.

"Pasien yang dirawat juga bertambah yang sembuh, total yang sembuh hari ini (kemarin red) lebih banyak dari yang positif, tota yang sembuh sebanyak, 9.971 orang,” ungkap, Mimi Yuliani Nazir.

Sedangkan, untuk kasus pasien terkonfirmasi positif masih bertambah sebanyak 204 kasus baru. Sehingga total menjadi 13.749 orang. Kabar dukanya terdapat penambahan 4 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19. Sehingga total 307 warga Riau meninggal.

Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar, tak bosan-bosannya menyampaikan, masih tingginya kasus Covid-19, ia telah melakukan rapat koordinasi dengan kabupaten/kota se-Riau membahas penanganan penyebaran Covid-19 di Riau. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif, sehingga dengan adanya kebijakan yang dilakukan di masa pola hidup baru, kabupaten/kota harus banyak melakukan kegiatan di hulu.

"Makanya tadi kita lakukan rapat koordinasi agar ada satu bahasa antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota, sampai ke kecamatan. Meskipun di tengah pandemi Covid-19, kita juga harus bisa menyesuaikan semua aktivitas dengan protokol kesehatan. Misalnya di restoran, tempat keramaian dan wisata bisa mengendalikan orang dari kerumunan, wajib pakai masker, dan disiapkan tempat cuci tangan," terangnya. 

"Kalau ini kita sosialisasikan dengan masif, Insya Allah kepedulian masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan semakin tinggi, sehingga kedepan kita bisa memutus penularan Covid-19," katanya. (MCR)

Senin, 22 November 2020 - 20:39 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru