Pengembangan Lesson Study CTL Bagi Guru Matematika SLTA dan Sederajat di Kabupaten Bandung

Minggu, 22 November 2020 - 14:19 WIB Pendidikan

Berita Terkait

Pengembangan Lesson Study CTL Bagi Guru Matematika SLTA dan Sederajat di Kabupaten Bandung istimewa

PENDIDIKAN adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang dibutuhkan bagi dirinya, masyarakat, dan bangsa. 

Pendidikan tidak semata-mata berusaha untuk mencapai hasil belajar, sehingga fokus pendidikan adalah bagaimana memperoleh hasil atau proses belajar yang terjadi pada diri peserta didik. Oleh karena itu pendidikan tidak boleh mengesampingkan proses belajar.

Aktivitas belajar yang dilakukan siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah faktor guru mengajar, sehingga peran guru sangatlah penting untuk mengembangkan aktivitas belajar siswa agar proses belajar mengajar lebih efektif. 

Sebagai komponen strategis, guru harus memiliki kualitas yang dapat  mendayagunakan komponen lainnya, sehingga tercapai efektivitas dan efisiensi pendidikan. Kualitas SDM dapat dicapai dengan pengembangan SDM melalui pendidikan dan pelatihan. 

Pemerintah Indonesia saat ini menjadikan sektor pendidikan sebagai andalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terbukti dengan adanya Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003, sertifikasi guru, atau pemberian penghargaan tahunan Kemendiknas bagi guru perprestasi dan berdedikasi.

Kualitas guru-guru di sebagian besar wilayah Indonesia berdasarkan hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) masih berada di bawah standar kompetensi minimal yang ditetapkan, termasuk guru-guru di wilayah kabupaten Bandung sebagai wilayah strategis binaan Universitas Islam Bandung. 

Salah satu pendekatan yang dilakukan pemda selaku pemangku kebijakan pendidikan ialah memetakan kebutuhan sarana fisik dasar. Pemerintah juga menyediakan dana yang dapat dialokasikan untuk program pelatihan guru melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Kelompok Kerja Guru (KKG). 

Hal ini sesuai dengan Rencana Strategis Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Islam Bandung (LPPM Unisba) yaitu mempercepat proses peningkatan sumber daya manusia ke arah terciptanya manusia sesuai dengan tuntutan dinamika pembangunan. 

Oleh karena itu, LPPM Unisba mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengadakan kegiatan Workshop Lesson Study yang pelaksanaannya dilakukan oleh dosen-dosen Program Studi Matematika Unisba di wilayah Kabupaten Bandung.

Kegiatan PKM ini merupakan kegiatan PKM kedua yang disepakati dengan mitra yaitu SMK Plus Al-Aitaam. Mitra dipilih karena memiliki fasilitas yang memadai untuk dijadikan tempat workshop, juga letaknya yang memungkinkan untuk dijangkau sekolah-sekolah lain. 

Guru SMK Al-Aitaam juga merupakan alumni Program Studi Matematika dan menjadi koordinator MGMP bidang studi Matematika di wilayah Kabupaten Bandung. Dengan demikian proses komunikasi antara Unisba dengan mitra maupun dengan guru-guru yang akan menjadi peserta workshop menjadi lancar. 

Selain itu, kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana kerjasama antara Unisba dan pihak sekolah untuk tetap berkomunikasi dan bersilaturahmi secara berkelanjutan.

Guru sebagai pendidik profesional dituntut menguasai kemampuan yang telah distandarkan, baik kemampuan kognitif (subject matter) maupun kemampuan didaktik pedagogis, diantaranya kemampuan untuk melakukan inovasi pembelajaran. 

Lesson Study merupakan salah satu inovasi pembelajaran yang memandu untuk terwujudnya komunitas belajar secara komprehensif dimana salah satu tahapnya adalah  kebijakan guru dan siswa. 

Lesson study adalah sebuah model pembinaan profesi guru untuk meningkatkan kinerja guru yang dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok guru demi meningkatkan kinerja guru ke arah yang lebih baik. Lesson study yang akan dilakukan pada workshop ini menggunakan pendekatan metode Contextual Learning and Teaching (CTL).

Model pembelajaran CTL adalah sebuah ide yang yang digunakan oleh pendidik yang mendorong pendidik untuk mengkaitkan antara materi dengan apa yang ada di dunia nyata. 

Lesson Study dengan metode CTL pada mata pelajaran Matematika diharapkan dapat menjadi solusi belajar siswa untuk dapat mengembangkan kemampuan berfikir logis, sistematis dan kreatif. 

Pemilihan metode CTL memberikan kesempatan yang cukup pada siswa  untuk melakukan kontruksi kemampuan matematisnya melalui Lesson Plan yang dikembangkan oleh tim guru melalui diskusi kelompok (peer colaboration) dan scafolding

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru dalam melakukan inovasi pembelajaran melalui lesson study dengan metode CTL sehingga dapat membantu meningkatkan kompetensi dalam melakukan observasi  selama proses pembelajaran, melakukan refleksi pasca proses pembelajaran dan membantu meningkatkan kemampuan melakukan observasi tentang aktivitas pembelajaran siswa, juga membantu meningkatkan kompetensi guru-guru matematika SLTA dan sederajat dalam menyusun rencana pembelajaran dan konten mata pelajaran Matematika.(*)

Penulis: Yurika Permanasari, S.Si.,M.Kom., Dosen Prodi Matematika Universitas Islam Bandung

Minggu, 29 November 2016 - 14:19 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru