Wagubri Beri Penghargaan Kepada 12 Tokoh dan Pejuang Daerah Riau Tahun 2020

Rabu, 23 Desember 2020 - 19:25 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Wagubri Beri Penghargaan Kepada 12 Tokoh dan Pejuang Daerah Riau Tahun 2020 istimewa

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Tengku Zul Effendi dan Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2DG) Riau, Muhammad Azali Johan memberikan penghargaan kepada 12 tokoh dan pejuang daerah yang telah berjasa bagi Provinsi Riau. 

Penghargaan ini diberikan untuk mengenang jasa-jasa para tokoh dan pejuang daerah yang telah berjasa dalam bidang tertentu semasa hidupnya, dimana mereka telah berjuang melawan penjajahan di wilayah Riau hingga akhirnya menorehkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan daerah Provinsi Riau. 

Adapun 12 tokoh dan pejuang daerah yang diberikan penghargaan yakni pertama dari Kota Pekanbaru Muhammad Sulaiman. Ia mendapatkan gelar perjuangan dibidang sosial, ekonomi dan keagamaan. 

Kedua dari Kabupaten Siak, Sultan Assayidis-Syarif Hasim Abdul Jalil Syaifuddin. Mendapatkan gelar perjuangan dibidang politik, sosial, ekonomi dan budaya. Ketiga dari Kabupaten Kampar Abdul Malik Yahya. Ia mendapatkan gelar perjuangan kemerdekaan dan bidang sosial, budaya, keagamaan dan pemerintahan. 

Keempat dari Rokan Hulu, H Zaini Kunin. Mendapatkan gelar perjuangan bidang keagamaan, sosial, pendidikan dan kebudayaan. Kelima pejuang dari Rokan Hilir, Misran Rais. Ia mendapat gelar perjuangaan kemerdekaan dan bidang sosial budaya. 

Keenam dari Indragiri Hulu, Ahmad Yusuf Al Hajj. Mendapatkan gelar perjuangan dalam bidang ekonomi, politik/pemerintahan dan keagamaan. Ketujuh dari Kuantan Singingi, Ibnoe Abbas. Mendaptkam gelar perjuangan dalam bidang politik, sosial, ekonomi dan budaya. 

Kedepan dari Kepulauan Meranti, Tengku Makmun Alrasyid. Ia mendapatkan gelar pejuangan kemerdekaan dan dalam bidang politik/pemerintahan. Sembilan dari Kota Dumai, Wan Dahlan Ibrahim. Mendapatkan gelar perjuangan politik/pemerintahan, sosial dan budaya.

Sepuluh dari Indragiri Hilir, Paduka Maulana Sri Sultan Alauddin Iskandarsyah Johan Zirullah Fil Alam atau Dt. Nara Singa. Ia mendapatkan gelar perjuangan karena melawan Portugis. 

Sebelas dari Bengkalis, Muhammad Ichsan. Ia mendapatkan gelar perjuangan kemerdekaan dan bidang sosial keagamaan. Dua belas dari Pelalawan, Tengku Said Harun. Mendapatkan gelar pejuang kemerdekaan dan bidang politik/pemerintah. 

Pemberian penghargaan diberikan kepada ahli waris para tokoh dan pejuang dengan pemberian penghargaan dalam bentuk sertifikat, penyematan pin dan pemberian sagu hati/tali asih. 

"Saya atas nama Pemerintah Provinsi Riau memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi Tokoh dan Pejuang Daerah Provinsi Riau tahun 2020," kata Wagubri dalam sambutannya usai memberikan penghargaan kepada ahli waris para tokoh dan pejuang daerah Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (23/12/2020). 

"Penghargaan ini tidak hanya diperuntukkan bagi tokoh dan pejuang yang namanya telah tercatat dalam sejarah pembangunan Riau tetapi juga bagi mereka yang dengan penuh keikhlasan berjuang memulai kebaikan dari diri sendiri, keluarga dan lingkungannya," tambahnya. 

Untuk diketahui, penelitian dan pengkajian Tokoh dan Pejuang Daerah Riau dilaksanakan oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Riau yang difasilitasi oleh Dinas Sosial Provinsi Riau sesuai Peraturan Menteri Sosial No 15 Tahun 2012 tentang Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional. (MCR)

Rabu, 01 Maret 2021 - 19:25 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru