PTM di SMPN 5 Tambang, Guru Harus Lebih Kreatif

Rabu, 13 Januari 2021 - 19:39 WIB Pendidikan

Berita Terkait

PTM di SMPN 5 Tambang, Guru Harus Lebih Kreatif af/kabarmelayu.com

KAMPAR, kabarmelayu.com - Di masa pandemi Covid-19 saat ini, di mana pembelajaran tatap muka di sekolah dibatasi dengan jam pelajaran yang lebih singkat, guru hendaknya bisa lebih kreatif dalam mengajar untuk meningkatkan kemampuan anak.

Demikian disampaikan Nelly Wirda, S.Pd, Kepala SMPN 5 Tambang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Rabu (13/1/2021). Guru bisa mengambil ilmu dari berbagai webinar (web seminar) tentang pendidikan dan segala yang berhubungan dengan dunia pendidikan.

"Kreatifitas dan kecakapan serta teknologi di era internet seperti sekarang ini memang menjadi tuntutan, sehingg para guru tidak ketinggalan zaman, apalagi sampai kalah dengan anak muridnya," kata Nelly.

Seperti saat ini, di mana pelaksanaan pembelajaran kepada siswa dilakukan dengan jam dan waktu yang terbatas, tentu akan berpengaruh pada serapan pelajaran yang  telah disusun dalam kurikulum. Apalagi sebelumnya, pembelajaran dilaksanakan secara daring tanpa tatap muka dengan guru.

Saat ini, dalam PTM materi yang diberikan hanya materi esensialnya saja. Oleh sebB itu, untuk meningkatkan kemampuan anak, hendaknya guru memberikan materi-materi yang lebih dikembangkan. "Dengan mengikuti webinar tentu sangat membantu guru bagaimana meningkatkan mutu pembelajaran di era pandemi saat ini," ujar Nelly.

Nelly Wirda juga mengimbau guru-guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan yang digelar secara online dan daring. "Guru juga tidak boleh gagap teknologi. Guru jangan sampai ketinggalan," tegasnya.

Di SMPN 5 Tambang, pelaksanaan PTM dilakukan dengan mengikuti dan berpedoman pada SK Bupati Kampar yang diperkuat dengan edaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kampar. Di antaranya menerapkan protokol kesehatan.

Sebelum melaksanakan PTM, sekolah telah meminta persetujuan dari orang tua siswa agar mengizinkan anaknya mengikuti PTM di sekolah.

Sebagaimana edaran Disdikpora Kampar tentang PTM, sekolah juga harus bekerjasam dengan tim kesehatan Puskesmas setempat dan membuat MoU. Ini juga telah dilakukan SMPN 5 Tambang.

"Pada prinsipnya, pelaksanaan PTM dilakukan dengan penerapan prokes secara ketat dan ini telah kita laksanakan," tutup Kepala SMPN 5 Tambang ini.(af)

Rabu, 08 November 2016 - 19:39 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru