3 Tahun Berdiri, Pemilik Tower Telkom di Lingkungan Kantor DLHK Riau Jalan Tulip Diduga Belum Bayar Sewa Lahan

Kamis, 25 Februari 2021 - 17:15 WIB Ekbis

Berita Terkait

3 Tahun Berdiri, Pemilik Tower Telkom di Lingkungan Kantor DLHK Riau Jalan Tulip Diduga Belum Bayar Sewa Lahan foro: riaueditor.com

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Tiang menara (Tower) milik perusahaan swasta penyedia jasa internet dan seluler yang berdiri di atas tanah perkantoran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau di jalan Tulip-Dahlia diduga tanpa membayar sewa. Pemprov ditaksir rugi ratusan juta rupiah.

Hal itu terungkap saat petugas dari Kanwil DJKN Kemenkeu Perwakilan Riau didampingi Sekretaris Dinas LHK Riau, Iyus Rizal, BScF,SP dan salah seorang petugas dari Bapenda Kota Pekanbaru memeriksa kondisi tower yang berdiri di tanah milik pemprov Riau tersebut pada Selasa 15 Februari 2021 lalu.

Iyus Rizal yang baru bertugas di DLHK Riau mengaku belum mengetahui siapa pemilik tower, saat ini pihaknya telah melaporkan keberadaan tiang menara telkom tersebut ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Riau untuk diteliti agar nilai sewa tanah bisa ditagih untuk disetorkan sebagai PAD.

"Itu kan ada nilai sewanya tu, nah kita sudah sampaikan ke bagian aset daerah untuk diteliti berapa nilai sewanya yang layak, itu kan pemasukan bagi daerah dalam bentuk PAD," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (25/2/2021).

Terkait kepemilikan tower, Humas Telkomsel Sumbateng Agus Winarto menegaskan bahwa pihaknya bukanlah selaku pemilik, dan sebelum berdiri tentunya ada izin dari pemilik lahan.

"Kalau pun ada perangkat kami di sana, sifatnya kami sebagai tenant (penyewa) di tower tersebut, begitu juga operator lainnya. Tentang siapa pemilik tower orang dinas tentu lebih tau," imbuhnya.

Dari penelusuran awak media riaueditor.com, tower telkom yang saat ini berdiri di tanah perkantoran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi Riau persisnya di persimpangan Jalan Tulip - Dahlia Suka jadi itu telah berdiri sejak tiga tahun silam, namun tak satu pun pegawai di sana menduga tower tersebut luput dari perjanjian sewa menyewa lahan. (har)

Kamis, 17 September 2018 - 17:15 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru