Gubri Uji Coba Saluran Air Sistim PAM, Aliri 4170 Rumah di Rohil

Kamis, 08 April 2021 - 15:43 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Gubri Uji Coba Saluran Air Sistim PAM, Aliri 4170 Rumah di Rohil Foto: Diskominfotik Rokan Hilir

ROHIL, kabarmelayu.com - Didampingi Bupati Rokan Hilir H Suyatno, Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi melakukan uji coba Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Durolis, dengan sistem PAM yang disalurkan kepada 4170 rumah warga di tiga kecamatan wilayah kabupaten Rokan Hilir, Kamis (8/4/2021).

Kecamatan yang dialiri air sistim PAM tersebut diantaranya kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kecamatan Bangko Pusako dan Kecamatan Rimba Melintang.

Uji coba ini untuk mengalirkan air sistim PAM ke 4170 sambungan rumah (SR) ini dipusatkan di halaman kantor kecamatan Rimba Melintang Jalan Lintas Ujung Tanjung Bagansiapiapi. 

Tampak hadir mendampingi Gubernur Riau, Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, SIK,SH, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Agung Rakhman Wahyudi, SIP.MI.Pol, sejumlah pimpinan pratama OPD Rohil, camat Rimba Melintang, Camat Bangkupusako, Camat Tanah Putih Tanjung Melawan serta tokoh masyarakat.

Sementara dari rombongan Gubernur Riau ada Kepala Bappedalitbang Riau Ir Emri Juli Harnis, MT,Phd, Kadis PUPR-PKPP Riau Taufik OH, Kabid Cipta Karya Riau Syafri Afis dan  Kabid Bina Marga Riau Arif Setiawan.

Gubernur Riau H Syamsuar dalam sambutanya menuturkan sistem penyediaan air minum (SPAM) regional Durolis untuk wilayah pelayanan kabupaten Rokan HIlir (Rohil) sudah terpasang sambungan rumah (SR) sebanyak 4170 rumah.

"Khusus untuk daerah Rokan Hilir sudah terpasang SR (sambungan rumah) sebanyak 4170 rumah. Saat ini kita uji coba. Semoga 4170 rumah dapat menikmati air PAM yang sudah ada ini. Sekarang hanya menunggu kesiapan  dari Bengkalis dan Kota Dumai," tuturnya.

Dijelaskan Gubri, karena sesuai dengan surat perjanjian kerjasama (MoU,red) antara pemerintah pusat melalui menteri PU dengan provinsi Riau, kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis dan Dumai seharusnya targetnya tahun 2021 kemaren.

“Jadi maksud saya karena ini sudah selesai untuk Rokan Hilir dan sudah melebihi 50 persen dari targetnya 8000 SR makanya lebih baik ini dicoba dahulu sampai ke rumah warga. Kita lihat perkembangannya. Mudah-mudahan tidak ada kendala, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan air minum ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (kominfotiks)

Kamis, 08 Desember 2020 - 15:43 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru