DPRD Riau Desak Kadisdik Riau Tuntaskan Honor Guru Bantu Sebelum Lebaran

Kamis, 06 Mei 2021 - 21:58 WIB Parlemen

Berita Terkait

DPRD Riau Desak Kadisdik Riau Tuntaskan Honor Guru Bantu Sebelum Lebaran Anggota Komisi V DPRD Riau, Zulkifli Indra

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau beralasan, tidak dibayarnya gaji guru bantu selama 4 bulan, akibat kelalaian Disdik kabupaten/kota yang tidak menyampaikan data rinci jumlah guru bantu. Kendati begitu DPRD Riau mendesak Disdik Riau agar menuntaskan gaji guru bantu tersebut sebelum lebaran ini.


Hal ini diungkapkan anggota komisi V DPRD Riau, Zulkifli Indra, saat dikonfirmasi usai mengikuti rapat paripurna DPRD Riau, Kamis (6/5/21)

"Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Disdik provinsi, kabupaten dan kota pekan lalu, kita  mendesak supaya sebelum lebaran ini gaji guru bantu harus dituntaskan seperti disampaikan pimpinan DPRD Riau Hardianto saat RDP", ucap Zulkifli.

Politisi asal fraksi Demokrat DPRD Riau itu menjelaskan, persoalan guru bantu ini tidak terlepas dari proses pengalihan SMA dan SMK yang dulunya dibawah Kabupaten/kota, kini beralih ke Provinsi.

"Dulunya guru-guru SMA dan SMK itu kan sebelumnya dibawah kabupaten kota. Dengan adanya perubahan kemarin itu mengakibatkan keterlambatan. Sehingga mulai Januari sampai dengan April kemarin ini, gaji para guru bantu itu belum menerima", beber mantan Kadis Kebersihan kota Pekanbaru tersebut.

Oleh karena itu Zulkifli berharap agar dalam rangka menyambut lebaran ini guru bantu di kabupaten/kota berkoordinasi dengan Disdik Prov Riau. Sehingga  apa yang di sampaikan oleh pimpinan DPRD Riau itu bisa terlaksana, pungkasnya.

Sementara informasi terbaru yang diperoleh wartawan, Pemprov Riau melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, telah mentransfer bantuan keuangan (Bankeu) Guru bantu di Kabupaten/kota.

Dari 12 Kabupaten Kota di Riau tersebut, hanya Kuantan Singingi yang belum mengajukan pencairan Bankeu sejauh ini.

Kepala BPKAD Riau Indra menjelaskan, jumlah guru untuk tingkat TK, SD dan SMP sederajat, yang masuk dalam data BPKAD di Kabupaten/kota sebanyak 3.933. Masing-masing guru menerima sebesar Rp2 juta perbulan.

Tahap pertama Pemprov Riau menyalurkan untuk bulan Januari dan Februari, sesuai pengajuan dari Kabupaten Kota.

“Dari data jumlah guru bantu yang sudah masuk sesuai jenjangnya, tingkat TK 217 guru, tingkat SD 1.926 Guru, dan tingkat SMP 1.130 Guru, dari 11 Kabupaten Kota ini totalnya 3.273 Guru, ini di luar Kuansing. Kalau total data yang ada untuk penerima Bankeu Guru bantu ada sebanyak 3.933 Guru,” ungkap Indra.

Berikut daerah yang telah menerima Bankeu Guru honor diantaranya, Kabupaten Rokan Hulu, Rp2,280 Miliar, Kabupaten Bengkalis Rp1,735 Miliar, Kabupaten Pelalawan Rp1,140 Miliar, Kota Pekanbaru Rp1,788 Miliar, Kabupaten Indragiri Hulu, Rp2,094 Miliar, Kabupaten Rokan Hilir Rp630 Juta.

Kemudian kota Dumai, Rp1,824 Miliar, Kabupaten Indragiri Hilir, Rp2,532 Miliar, Kabupaten Meranti, Rp390 Juta, dan Kabupaten Siak, Rp1,128 Miliar.(fin)

Kamis, 18 Desember 2017 - 21:58 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru