Kembali Melonjak, COVID-19 RI Hari Ini Tambah 7.725 Kasus Baru

Rabu, 09 Juni 2021 - 19:31 WIB Peristiwa

Berita Terkait

Kembali Melonjak, COVID-19 RI Hari Ini Tambah 7.725 Kasus Baru Ilustrasi. Pemakaman korban COVID-19. ANTARA FOTO/Ampelsa

JAKARTA - Tenaga kesehatan harus siap-siap menghadapi lonjakan kasus COVID-19, tren kenaikannya sudah mulai konsisten. Data yang dilaporkan Satgas Penanganan COVID-19 pada Rabu (9/6/2021) menunjukkan penambahan kasus harian COVID-19 sebanyak 7.725.

Penambahan ini jadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir. Dengan penambahan ini, total kasus COVID-19 di Tanah Air menjadi 1.877.050 kasus. 

Sedangkan, angka kematian akibat COVID-19 dalam kurun 24 jam bertambah 170 individu, sehingga akumulasinya menembus 52.162.

Sementara, angka kesembuhan harian pada hari ini dilaporkan mencapai 5.883. Sehingga total akumulasi pasien sembuh dari COVID-19 mencapai 1.723.253 kasus. 

Namun, yang paling meresahkan yaitu angka kasus aktif kembali ke posisi 100 ribu. Pada hari ini dilaporkan ada 1.672 kasus aktif, sehingga akumulasinya menjadi 101.635. 

Lalu, apakah peningkatan kasus COVID-19 ini lantaran sudah meluasnya transmisi lokal mutasi baru di masyarakat?

1. 70.533 orang yang dites COVID-19 hari ini

Berdasarkan data yang dilaporkan Satgas pada hari ini ada 70.533 orang yang telah dites COVID-19. Sebanyak 31.900 dites menggunakan PCR, 459 menggunakan TCM dan 38.174 dites dengan antigen. 

Dari angka individu yang dites mayoritas menunjukkan hasil negatif. Satgas melaporkan 62.808 warga yang dites negatif COVID-19.

Meski begitu, positivity rate masih mencapai angka 10,95 persen. Angka tersebut menandakan pandemik COVID-19 masih jauh dari kata terkendali. Idealnya positivity rate berada di bawah 5 persen.

2. Jumlah orang yang terima dosis pertama vaksin COVID-19 bertambah 458.287

Ilustrasi vaksinasi COVID-19 (ANTARA FOTO/Jojon)

Hal lainnya yang positif pada hari ini yaitu jumlah orang yang menerima dosis pertama vaksin COVID-19 meningkat secara konsisten sebanyak 458.287. Pada Selasa (8/6/2021) kemarin, jumlah penerima suntikan vaksin dosis pertama mencapai 484.564. Sehingga, total warga Indonesia yang telah divaksinasi mencapai 18.718.769. 

Dari angka tersebut, sebanyak 80.234 warga pada hari ini telah menerima suntikan dosis kedua. Sehingga total warga yang telah menerima dosis kedua vaksin menjadi 11.436.259 orang.

Sementara, target pemerintah jumlah warga yang divaksinasi seharusnya mencapai 40.349.049. Sehingga, bila dibandingkan dengan angka warga yang telah menerima vaksin menunjukkan target itu masih jauh untuk dipenuhi. 

3. Angka kematian harian tertinggi kembali ditemukan di Jawa Timur

Pada hari ini, angka kasus positif tertinggi ditemukan di Provinsi Jawa Barat yaitu 1.562 kasus. Sedangkan, angka kematian tertinggi hari ini berada di Provinsi Jawa Timur yaitu 33 kasus. 

Salah satu area yang jadi sorotan di Jatim karena terjadinya lonjakan kasus COVID-19 yakni Bangkalan, Madura. Kenaikan drastis itu terjadi usai libur Lebaran pada Mei lalu. Epidemiolog menduga kenaikan kasus yang begitu cepat karena di sana sudah ditemukan mutasi baru virus corona, khususnya varian dari Inggris.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, pada 6 Juni 2021, kasus kumulatif di Bangkalan, tercatat ada sebanyak 1.779 orang. Sebanyak 1.520 pasien dinyatakan pulih, 180 orang dinyatakan meninggal dunia dan sebanyak 79 pasien masih menjalani perawatan.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah mengkhawatirkan adanya lonjakan kasus COVID-19 di Madura yang dapat berpotensi menyebar ke wilayah sekitar lainnya, termasuk Kota Surabaya. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 dan menekan laju penyebarannya, maka Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya memberlakukan penyekatan di check point pintu Jembatan Suramadu sisi Surabaya.

(sumber: IDNTimes.com)

Rabu, 14 Juni 2021 - 19:31 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru