Ketua LBH Ansor Pekanbaru : Paralegal Santri Tersertifikasi Wajib Membela Yang Lemah

Kamis, 07 Oktober 2021 - 15:07 WIB Iptek

Berita Terkait

Ketua LBH Ansor Pekanbaru : Paralegal Santri Tersertifikasi Wajib Membela Yang Lemah

PEKANBARU, Kabarmelayu.com - Sebanyak 7 orang Kader Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Cabang Pekanbaru, 'Sah' menjadi Paralegal Tersertifikasi setelah mengikuti Pelatihan Paralegal Santri LBH PP (Pengurus Pusat) GP Ansor bekerjasama dengan Kementrian Hukum dan HAM melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) dengan tema "Tegakkan yang Adil untuk Semua" yang diselenggarakan pada 27-28 Maret 2021 lalu.

Salah satu peserta pelatihan yang dinyatakan kompetensi dan Lulus Sebagai Paralegal, Auzanul Fikri kepada awak media menyebutkan rasa bangga ikut terpilih untuk mengikuti pelatihan tersebut, dan mendapatkan Ilmu Advokasi, Hukum serta pendampingan perkara hukum selanjutnya bisa diaplikasikan untuk menegakkan keadilan.

"Saya siap memperjuangkan hak para pencari keadilan dan membela yang lemah," ujarnya.

Ketua LBH Ansor Pekanbaru Raja Inal Dalimunthe saat dikonfirmasi via Whatsapp mengatakan sejauh ini LBH Ansor Pekanbaru sudah hadir untuk memberikan bantuan hukum baik secara Litigasi dan Non litigasi, terutama kepada kaum lemah.

"Melalui pelatihan ini saya sangat bersyukur dan apresiasi serta berharap kepada kader-kader calon Advokat Pemberi Bantuan Hukum agar khidmat untuk para pencari keadilan, ke depan acara serupa akan kita tingkatkan lagi," katanya, Kamis (07/10/21).

Abdul Qodir, Ketua PP LBH Ansor menyebut bahwa ada 305 orang Paralegal se- Indonesia yang sudah tersertifikasi. Sertifikat Lulus Paralegal tersebut juga ditandatangani secara elektronik oleh Kepala BPHN di Jakarta berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No 3 Tahun 2021.

Selain itu, LBH Ansor merupakan OBH yang paling banyak memiliki Paralegal Tersertifikasi secara Nasional, tandasnya. (*)

Kamis, 04 Desember 2016 - 15:07 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru