Diikuti 90 Peserta, BMKT Riau Gelar Pelatihan Fardu Kifayah

Senin, 22 November 2021 - 11:04 WIB Muslim

Berita Terkait

Diikuti 90 Peserta, BMKT Riau Gelar Pelatihan Fardu Kifayah

PEKANBARU -- Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-23, Badan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Riau menggelar kegiatan pelatihan penyelenggaraan jenazah Fardu Kifayah di Masjid Agung An-Nur, Pekanbaru, Minggu (21/11/2021) pagi.

Ketua BKMT Riau, Septina Primawati Rusli MM mengatakan, kegiatan diikuti antusias oleh para peserta. Bahkan jumlahnya melebihi dari yang ditargetkan. 

Adapun tema dari kegiatan itu adalah, "kita tingkatkan keterampilan dan kemandirian muslimah berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunah di Lingkungan Anggota BKMT Provinsi Riau".

"Agenda ini diikuti oleh 90 peserta, terdiri dari 75 orang berasal dari Pengurus Cabang (PC) BKMT Kecamatan se-Kota Pekanbaru dan ditambah 15 orang dari Pengurus Wilayah (PW) BKMT Pekanbaru," kata Anggota DPRD Riau ini disela-sela kegiatan. 

Ia juga mengatakan kegiatan ini cukup banyak peminatnya. Di awal, pihaknya hanya meminta 5 orang per kecamatan, tapi ternyata yang datang lebih banyak. Ada yang 6 bahkan 7 orang yang datang untuk mengikuti pelatihan ini.

"Jadi, animo masyarakat sangat besar terhadap kegiatan seperti ini, karena ini sangat bermanfaat sekali. Kita berharap, agar jika ada yang meninggal, para peserta yang sudah mendapatkan pelatihan ini bisa langsung melaksanakan Fardu kifayah tersebut dan tak mencari lagi yang lain.

"Kita juga berharap agar para peserta ini juga bisa mensosialisasikan dan mengajarkan kegiatan ini kepada keluarga mereka. Jadi memang tadi di acara pelatihan mereka langsung praktek. Kita berikan alat prakteknya, mereka kelompok-kelompok per-kecamatan itu praktek langsung, salah satu dari kelompok itu ada yang menjadi jenazah," imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, kegiatan pelatihan ini digelar dalam rangka ulang tahun BKMT ke 23 tahun. Selain kegiatan ini, juga banyak item kegiatan lainnya yang dilaksanakan.

"Selain kegiatan ini, kegiatan lainnya lainnya yang juga akan kita gelar adalah musyabaqah penerjemahan Al Quran. Kemudian ada juga Pemilihan Dai/Daiah Cilik (Pildacil) tingkat SD. Pesertanya itu 2 orang masing-masing Kabupaten/Kota, 1 laki-laki dan 1 perempuan. Jadi anak-anak akan berdakwah tanpa teks. Kegiatan ini sebenarnya sudah bertahun-tahun dilaksanakan, jadi kita melanjutkan," ujarnya. (MCR)

Senin, 07 Agustus 2021 - 11:04 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru