Pendeta Katolik Tersohor AS Masuk Islam, Ini Alasannya

Rabu, 01 Maret 2023 - 18:10 WIB Mancanegara

Berita Terkait

Pendeta Katolik Tersohor AS Masuk Islam, Ini Alasannya Foto: Pastor Hilarion Heagy, seorang Imam terkemuka dari Amerika Serikat telah memeluk Islam. (Twitter @IlmFeed)

SEORANG imam Katolik ternama Amerika Serikat (AS), Hilarion Heagy, memutuskan untuk memeluk agama Islam. Hal ini membuat heboh sejumlah pemberitaan luar negeri.

Ini pun dimuat media Timur Tengah, Middle East Monitor, Selasa (28/2/2023). Kini Heagy memiliki nama baru Said Abdul Latif.

Dalam blognya, Heagy mengatakan sejumlah alasan memeluk Islam. Di antaranya mudik alias "seperti pulang ke rumah".

Heagy mengatakan bahwa langkah masuk Islam itu adalah seperti kembali ke identitas primordialnya. Ia mengaku keputusan ini diambil setelah bertahun-tahun melakukan observasi.

"Seseorang tidak bisa menjadi pendeta dan biarawan secara terbuka, dan seorang Muslim secara pribadi," katanya.

"Sebuah proses panjang untuk Kembali," tulisnya lagi.

Imam yang tinggal di California ini sebelumnya adalah seorang Ortodoks Rusia. Ia bergabung dengan Gereja Ortodoks Antiokhia sekitar tahun 2003, sebelum berangkat pada tahun 2007 dan beralih ke Gereja Katolik Timur.

Ia adalah seorang pendeta yang dikenal baik oleh umatnya. Heagy menambahkan dia telah menerima pesan dan telepon dari orang-orang di seluruh dunia yang menanyakan alasan di balik meninggalkan agama lamanya di mana dia membagikan daftar sumber referensi yang berguna baginya untuk membuat keputusan ini.

(sumber: CNBCIndonesia.com)

Key Takeaways: Boost your online presence with Followersav.com and Smmsav.com the best SMM Panel providers for advertising and social media marketing services in 2024. Best Press release services in 2024 is Followersav and Smmsav boost your business with us. Smm panel best Smm panel Smm panel best Smm panel casino Script Buy Casino Backlinks Buy Casino Backlinks Casino SEO
Rabu, 05 Desember 2023 - 18:10 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru