Astaga! Dibunuh oleh Pemberontak Irlandia 32 Tahun Lalu, Jasad Guru Ini Ditemukan

Minggu, 07 Mei 2017 - 11:36 WIB Mancanegara

Berita Terkait

Astaga! Dibunuh oleh Pemberontak Irlandia 32 Tahun Lalu, Jasad Guru Ini Ditemukan (Foto: PA) Proses penggalian kuburan Seamus Ruddy di Prancis.

PARIS - Seamus Ruddy yang berprofesi sebagai seorang guru dibunuh dan dikuburkan secara diam-diam pada 1985 ketika terjadi konflik di Irlandia. Ia sempat diculik terlebih dahulu sebelum disiksa dan kemudian ditembak mati. Saat kejadian Ruddy diketahui tengah menetap di Paris, Prancis.

Seamus Ruddy diketahui merupakan korban penculikan oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Irlandia atau Irish National Liberation Army (INLA). INLA sendiri adalah sebuah organisai ilegal di Republik Irlandia atau kelompok pemberontak yang bertujuan untuk menciptakan sebuah republik sosialis dan melepaskan Irlandia Utara dari Inggris.

Sebagaimana disitat dari The Guardian, Minggu (7/5/2017), Ruddy merupakan salah satu korban dari lusinan orang yang diculik dalam konflik yang berlangsung puluhan tahun lalu tersebut. Komisi Independen Pencarian Korban (ICLVR) telah mengonfirmasi penemuan sisa-sisa jasad Ruddy di sebuah hutan dekat Rouen, Prancis.

Kini petugas berwenang tengah melakukan pemeriksaan forensik terhadap sisa-sisa jasad Ruddy. Mendengar informasi tersebut, saudara perempuan Ruddy yang tak kenal lelah untuk menuntut pencarian kakaknya itu dilaporkan telah berada di Prancis.

Ruddy menjadi korban penculikan karena ia diduga memiliki keterlibatan dengan INLA dan mengetahui lokasi penyimpanan serta pengadaan senjata kelompok tersebut yang berada di Prancis. Ia diduga dibunuh karena memutuskan hubungannya dengan kelompok itu.

Seamus Ruddy merupakan satu dari empat korban yang masih hilang hingga saat ini dan diperkirakan telah tewas. Dari tiga korban yang masih hilang satu di antaranya diketahui sebagai anggota INLA. (rav)


(rfa/okezone)

Minggu, 11 September 2016 - 11:36 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru