Pelaku Pariwisata Kecam Pemadaman Listrik Bergilir di Bali

Jumat, 11 Januari 2019 - 15:27 WIB Wisata

Berita Terkait

Pelaku Pariwisata Kecam Pemadaman Listrik Bergilir di Bali (Doc.Net) I Wayan Puspa Negara

DENPASAR - Pemadaman listrik di kawasan pariwisata Kuta, Bali menuai kritik. Terutama dari para pelaku industri pariwisata.

Pemadaman listrik dikhawatirkan dapat berdampak buruk bagi kegiatan pariwisata di Pulau Dewata tersebut.

Pasalnya, pelayanan pariwisata umumnya menggunakan tehnologi berbasis online. Misalnya untuk pemesanan tiket, hotel, maupun informasi lainnya.

“Kebijakan pemadaman listrik secara bergilir merupakan tamparan keras bagi industri pariwisata Bali, terutama di mata wisatawan mancanegara,” kata praktisi dan pelaku pariwisata, I Wayan Puspa Negara, Jumat, (11/01/2019).

Dia berharap, PLN di Bali bisa memberikan perhatian khusus atas keluhan para pelaku industri pariwisata dan wisatawan mancanegara untuk menyelesaikan masalah kelistrikan, terutama di kawasan Legian, Seminyak dan Kuta.

Sebab dalam ranah yang lebih luas, pemadaman bisa berdampak pada menurunnya minat investasi di bidang pariwisata.

“Pemadaman ini telah melemahkan kualitas destinasi yang dapat dimanfaaatkan oleh destinasi pesaing di luar negeri. Mohon maaf dan semoga pihak PLN dapat memahami kondisi ini,” jelas Caleg DPRD Kabupaten Badung dari Partai Golkar ini.

Wayan menegaskan, seharusnya kawasan Seminyak, Legian dan Kuta dibebaskan dari pemadaman listrik bergilir.

Karena kawasan Seminyak ditetapkan sebagai World Best Culinery dan Bali World Best Milenial Destinations Tahun 2019.

“Kalaupun memang mau dilakukan pemadaman bergilir, lebih baik diterapkan di kawasan non-pariwisata premium,” tegas Wayan.

Begitu juga halnya di wilayah Kota Denpasar supaya pemadaman tidak dilakukan di kawasan Sanur. Untuk Gianyar tidak dilakukan di kawasan Ubud, Kabupaten Karangasem di Padangbai dan Candidasa serta untuk Kabupaten Buleleng, agar pemadaman tidak dilakukan di kawasan pariwisata Lovina.

(jarrak.id)

Jumat, 23 Agustus 2017 - 15:27 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru