Selalu Disambangi Banjir, Abrasi Desa Domo Ancam Pemukiman Warga

Senin, 14 Januari 2019 - 14:22 WIB Peristiwa

Berita Terkait

Selalu Disambangi Banjir, Abrasi Desa Domo Ancam Pemukiman Warga doni/rec

KAMPAR KIRI, kabarmelayu.com - Kondisi tebing Sungai Subayang di Desa Domo, Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar selalu disambangi banjir. Hal ini memicu terjadinya abrasi yang mengancam pemukiman warga. Bahkan setiap banjir tebing ini hilang ditelan sungai hingga puluhan meter.
 
Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Desa Domo Baharin Chandra, Senin (14/01/2019), "Kalau dihitung sudah lebih dari 15 Meter tanah pemukiman yang jatuh ke sungai, bahkan rumah masyarakat yang terletak di sepanjang aliran sungai Subayang di Desa Domo ini runtuh, dan kejadian ini semakin hari semakin meresahkan masyarakat yang ada di Dusun Kampung Lama ini," sebutnya.
 
Diperkirakan sejak tahun 2005, lanjutnya sudah ada 50 Meter tebing sungai Subayang di Desa Domo yang hilang, kalau tidak dibangun turap saya yakin desa ini hilang, hanyut terbawa derasnya arus sungai Subayang.
 
"Padahal tanaman masyarakat di sepanjang lima kilo meter aliran sungai Subayang Domo itu berbagai jenis ada sawit, karet dan tanaman pertanian lainnya dan masyarakat bergantung hidup dari hasil pertanian tersebut, akan tetapi dengan lahan yang selalu runtuh membuat para pemilik lahan risau karena setiap tahun terus berkurang dan terguras oleh Sungai Subayang," dengan kesal beber, Baharin Chandra.
 
Menurutnya, permasalahan ini bisa teratasi jika di bangun turap sebagai langkah efektif untuk menghambat terjadinya erosi parah di desa Domo ini.
 
Terpisah, Kepala Desa Domo, Firmansyah menambahkan kalau persoalan ini sudah sering dibahas melalui musyawarah di tingkat desa Musrenbangdes hingga Kabupaten, akan tetapi alhasil sampai saat ini belum juga ada realisasinya.
 
"Atas nama Masyarakat Desa Domo,Kami Mohon Pemerintah Kabupaten Kampar,agar ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Selaku Kades agar ini terealisasi secepat mungkin supaya Desa Domo,tebing Sungai Subayang tidak menjadi sejarah nantinya bagi anak cucu kami," harap Kades.(Doni Piliang)".

Senin, 15 Februari 2018 - 14:22 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru