Gubri Ajak Masyarakat Dukung Gema Riau Berzakat

Selasa, 14 Mei 2019 - 17:07 WIB Pemerintahan

Berita Terkait

Gubri Ajak Masyarakat Dukung Gema Riau Berzakat Humas Riau Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, (tengah kiri) didampingi Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie (tengah kanan) menerima kunjungn Baznas Provinsi Riau, Komisioner Baznas Provinsi Riau di Ruang Rapat Gubernur, Selasa 14 Mei 2019.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, menerima kunjungn Baznas Provinsi Riau, Komisioner Baznas Provinsi Riau, Yurnal Edward, M. Erwin, Yahnan dan Solah Azwar di Ruang Rapat Gubernur, Selasa 14 Mei 2019. Dalam pertemuan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Baznas Provinsi Riau akan mencanangkan Gerakan Riau Berzakat.

Komisioner Basnaz Provinsi Riau melaporkan perkembangan zakat di Provinsi Riau dari Bulan Januari. Untuk zakat di Kabupaten Siak sebesar 2,1 M, Kabupaten Kampar sebesar 2,8 M, Kabupaten Indragiri Hulu 642 juta, Kabupaten Bengkalis 387 juta, Kabupaten Indragiri Hilir 1,7 M, Kabupaten Pelalawan 1,04 M, Kabupaten Rokan Hulu 1,01 M, Kabupaten Rokan Hilir 213 juta, Kabupaten Kuansing 1,9 M, Kabupaten Meranti 323 juta, Kota Pekanbaru 2,3 M, dan Kota Dumai 1,4 M.

Pada pertemuan itu, Komisioner Basnaz Riau juga melaporkan adanya peningkatan yang signifikan penerimaan zakat di lingkungan Pemerintah Daerah.

Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, didampingi Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie dan Kepala Bagian Humas Setdaprov Riau Fuadi merespon positif perkembangan zakat di Provinsi Riau.

Respon positif penghimpunan zakat tersebut sebagai implementasi dari instruksi Gubernur Riau No 1 tahun 2019 tentang zakat ASN yang wajib dikeluarkan sebesar 2,5 persen itu.

Dalam arahannya, Syamsuar akan menggemakan Gerakan Riau Berzakat. Gerakan Riau berzakat merupakan upaya memaksimalkan potensi zakat di Riau dengan mengumpulkan seluruh Baznas dan Laznas se-Riau.

Lebih lanjut ia mengatakan, perlu adanya pembenahan data masyarakat kurang mampu. Untuk itu perlu perbaikan data masyarakat kurang data, data inilah sebagai base data masyarakat miskin.

"Baznas merupakan program nasional, RPJMN, oleh sebab itu perlu kepedulian semua pihak untuk mensukseskan zakat khususnya di Provinsi Riau," pungkas Gubri. (adv/hms)

Selasa, 19 Mei 2019 - 17:07 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru