Puluhan Siswa Sekolah Atlet Palembang Keracunan Saat Berbuka

Kamis, 23 Mei 2019 - 06:27 WIB Peristiwa

Berita Terkait

Puluhan Siswa Sekolah Atlet Palembang Keracunan Saat Berbuka (ANTARA FOTO/Syaiful Arif) Ilustrasi pasien dirawat di rumah sakit.

PALEMBANG - Sebanyak 37 siswa Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS) di Palembang, Sumatera Selatan dilarikan ke rumah sakit pasca mengalami keracunan setelah menyantap hidangan berbuka puasa di asrama sekolah, Selasa (21/5) malam.

Kepala Sekolah SONS Mitrisno mengatakan, para siswa tersebut mengalami keracunan sejak Selasa malam. Awalnya, hanya 3 orang yang dilarikan ke rumah sakit usai mengeluh mual dan pusing. 

Setelah tiga orang tersebut dilarikan ke rumah sakit, siswa-siswi lainnya mulai mengeluhkan hal yang sama hingga Rabu (22/5) pagi hari. Total sebanyak 37 siswa dilarikan ke dua rumah sakit, 33 siswa di RS Bari Palembang dan 4 siswa di RS Hermina Jakabaring.

Mitrisno mengungkapkan, seluruh siswa di SONS tinggal di asrama sekolah. Pihak sekolah bekerja sama dengan salah satu katering untuk menyediakan makanan sejak sebulan lalu.

Menu berbuka puasa yang disantap para siswa calon atlet tersebut yakni rujak mie, nasi ayam sambal, es lemon, sayur bening dan kerupuk.

"Kita sudah lapor ke Dinas Pendidikan mengenai ini dan ke polisi. Atlet butuh asupan gizi lebih dari orang biasa," ujar dia.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RS Bari Palembang, dr. Ayu Astoni, mengatakan gejala yang dialami 34 siswa tersebut memang keracunan. Sebanyak 4 siswa sudah diperbolehkan pulang sementara 30 lainnya masih dirawat.

"Yang 30 orang masih menjalani observasi di instalasi gawat darurat. Pasien yang dirawat mengalami panas tinggi namun kondisinya stabil. Untuk penyebab keracunannya kami telah menyerahkan sampel makanan yang dikonsumsi kepada BPOM," ungkap dia.

Terpisah, Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, Komisaris Mayestika Hidayat, mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Sampel makanan juga sudah diambil untuk diuji lab. Dari laporan yang kami terima ada 37 yang mengalami keracunan," kata dia. 

(cnnindonesia.com)

Kamis, 15 Maret 2018 - 06:27 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru