Istri Mantan Dandim Kendari Tertunduk dengan Mata Berkaca-kaca

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 16:36 WIB Nusantara

Berita Terkait

Istri Mantan Dandim Kendari Tertunduk dengan Mata Berkaca-kaca (KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI) Kolonel Kav Hendi Suhendi dan istrinya seusai serah terima jabatan di Aula Sudirman Markas Korem di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/10/2019).

KENDARI - Kolonel Kav Hendi Suhendi resmi dicopot dari jabatan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1417/ Kendari. 

Pencopotan melalui serah terima jabatan yang dipimpin oleh Komandan Korem 143/Ho Kendari Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto di Aula Sudirman Markas Komando Resor Militer Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/10/2019). 

Acara serah terima jabatan itu dihadiri juga oleh para istri perwira militer, termasuk istri Kolonel Hendi yang berinisial IPDN. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com, IPDN hadir dengan mengenakan seragam hijau Persatuan Istri Tentara (Persit). 

Beberapa kali, IPDN sempat terlihat meneteskan air mata. 

Istri mantan Dandim Kendari itu tertunduk saat mendampingi suaminya. 

Matanya berkaca-kaca saat pemberian ucapan selamat dari personel Kodim dan Korem, serta ibu-ibu anggota Persit Kendari. 

Sementara itu, Kolonel Hendi tampak tegar menerima kenyataan pencopotan dirinya dari jabatan Komandan Kodim. 

Seusai acara, Kolonel Hendi menyampaikan bahwa dia menerima apapun keputusan pimpinan yang telah dikeluarkan terhadapnya.  

Hendi siap menjalankan hukuman yang dijatuhkan kepadanya. 

"Saya terima, jadikan pelajaran, saya terima salah. Apapun keputusan dari pimpinan saya terima, dan memang itu mungkin pelajaran bagi kita semua," ujar Hendi kepada sejumlah wartawan usai Sertijab di Aula Sudirman Makorem Kendari, Sabtu siang. 

"Ambil hikmah buat kita semua," kata Hendi. 

Pencopotan Dandim Kendari itu buntut dari unggahan istrinya di media sosial Facebook. 

Sebelumnya, istri Hendi yang berinisial IPDN, mengunggah konten negatif terkait penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto. 

Wiranto ditusuk menggunakan senjata tajam saat berada di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). 

Pencopotan Hendi dari jabatannya diumumkan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, pada Jumat (11/10/2019).

(kompas.com)

Sabtu, 21 Desember 2016 - 16:36 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru