Anjuran Rasulullah agar Manusia Selalu Berprasangka Baik

Senin, 14 Oktober 2019 - 05:29 WIB Muslim

Berita Terkait

Anjuran Rasulullah agar Manusia Selalu Berprasangka Baik (Foto: Shutterstock) Manusia selalu diminta untuk berprasangka baik

Manusia sebagai makhluk sosial tentu tak bisa hidup tanpa berhubungan dengan orang lain. Keharmonisan berinteraksi dengan orang lain merupakan hal yang diinginkan oleh setiap manusia. Namun ini hanya terjadi jika manusia selalu berprasangka baik satu sama lain.

Kalau manusia tak mau berprasangka baik satu sama lain dan malah sebaliknya, suka berprasangka buruk, maka kerukunan dan keharmonisan sukar terjalin.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat Ayat 12:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

Allah SWT mengingatkan kita untuk menjaga hal yang mendasar dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan, yaitu menjaga perasaan kita agar senantiasa berprasangka baik kepada sesama muslim.

Kita tahu, adanya kerusuhan yang terjadi di dunia nyata, keributan yang terjadi di dunia maya, itu semua tidak terlepas dari awal mula prasangka yang buruk terhadap sesama.

Bahkan diriwayatkan dari Sahabat Umar bin Khattab bahwa Rasulullah SAW bersabda,

وَلَا تَظُنَّنَّ بِكَلِمةٍ خَرَجَتْ مِنْ أَخِيكَ المُسْلِم إِلَّا خَيْرًا


“Sungguh, janganlah kamu menyangka terhadap kalimat yang keluar dari saudaramu sesama muslim kecuali dengan prasangka yang baik.”

Itu merupakan perintah dan anjuran Rasulullah kepada umat Islam untuk selalu berprasangka baik kepada saudaranya sesama muslim. Sebab ini merupakan kunci keharmonisan dalam berhubungan satu sama lain.

Seperti dilansir dalam website resmi Pondok Pesantren Lirboyo, Imam Al-Ghazzali menuturkan dalam kitab Ihya Ulumuddin bahwa kita tidak berhak untuk berprasangka buruk kepada orang lain kecuali ketika telah jelas bagi kita keburukan tersebut dan tidak memungkinkan untuk menta’wil keburukan tersebut dengan kebaikan.

Oleh karena itu, setiap umat manusia hendaklah menjaga hati kita dengan prasangka yang baik. Ini perlu dilakukan agar tercipta kerukunan dan keharmonisan baik di dunia nyata maupun dunia maya. Jangan sampai terjadi petumpahan darah yang tak diinginkan.

(okezone.com)

Senin, 19 Juli 2018 - 05:29 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru