Sudah Temui SBY & Zulhas, Mengapa Jokowi Cuekin PD & PAN?

Kamis, 24 Oktober 2019 - 22:52 WIB Politik

Berita Terkait

Sudah Temui SBY & Zulhas, Mengapa Jokowi Cuekin PD & PAN? (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara) Foto: Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik menteri dan pejabat setingkat menteri yang tergabung ke dalam Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Namun, dari ke-38 nama pejabat, tidak ada satupun wakil dari Partai Demokrat (PD) maupun Partai Amanat Nasional (PAN). Padahal, ketua umum masing-masing partai, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan Zulkifli Hasan, sudah menemui Jokowi beberapa pekan jelang pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

Salah satu kader Demokrat yang notabene merupakan wakil ketua umum, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bahkan disebut-sebut mengisi Kabinet Jokowi-Ma’ruf. Namun, semua itu tak terwujud hingga pelantikan kemarin.

Hal itu berbeda dengan Partai Gerakan Indonesia Raya. Partai berlambang burung garuda itu memperoleh dua kursi menteri, yaitu menteri pertahanan atas nama Prabowo Subianto dan menteri kelautan dan perikanan yang tercatat atas nama Edhy Prabowo.

Ditemui di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/10/2019), Jokowi menjelaskan bahwa dirinya ingin membangun demokrasi gotong royong. Ia pun mengingatkan bahwa Indonesia tidak memiliki oposisi seperti di negara lain.

"Demokrasi kita adalah demokrasi gotong royong. Kalau itu baik untuk negara, baik untuk bangsa kenapa tidak?" kata Jokowi.

Ia pun menjelaskan bahwa sistem presidensial a la Indonesia tidak seperti di luar negeri. Sebagai contoh di Amerika Serikat yang hanya memiliki dua partai besar, yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik.

"Ini ndak. Meskipun hanya ada dua partai yang berkompetisi tetapi partainya banyak dan menuju sebuah proses demokrasi dalam bernegara ke depan, saya kira proses proses kematangan, proses berdemokrasi semuanya dalam proses, tetapi saya melihat itu menuju sebuah koridor yang semakin baik ke depan," ujar Jokowi.

(cnbcindonesia.com)

Kamis, 17 Januari 2019 - 22:52 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru