Demo di Hari Sumpah Pemuda, Massa Borak Tolak Pelemahan KPK

Senin, 28 Oktober 2019 - 14:44 WIB Peristiwa

Berita Terkait

Demo di Hari Sumpah Pemuda, Massa Borak Tolak Pelemahan KPK (CNN Indonesia/Andry Novelino) Demo mahasiswa di kawasan Patung Kuda menuntut penerbitan Perppu UU KPK segera diterbitkan oleh Presiden berakhir damai, Jakarta, Kamis (17/10).

JAKARTA - Para mahasiswa dan elemen masyarakat sipil lain yang tergabung dalam Border Rakyat (Borak) menggelar demonstrasi tak jauh dari kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/10), bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda. 

Perwakilan Borak yang juga mahasiswa Universitas Atma Jaya, Natado Putrawan mengatakan pihaknya mengajukan empat tuntutan, salah satunya menolak upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia menyebut KPK periode 2019-2023 di bawah kepemimpinan Irjen Firli Bahuri sebagai 'Kantor Polisi Kuningan'.

"Ada empat tuntutan. Pertama, kami menolak 'Kantor Polisi Kuningan'. Kami menolak KPK dilemahkan," kata Natado kepada CNNIndonesia.com," Senin (28/10).

Borak juga menuntut perombakan kabinet baru yang diumumkan Presiden Joko Widodo. Mereka menyebutnya sebagai Kabinet Indonesia Berdarah.

Kelompok mahasiswa juga menolak kebangkitan Orde Baru di era Jokowi. Natado menyampaikan saat ini kondisi demokrasi Indonesia mengalami kemunduran. Pihak yang kritis terhadap pemerintah mengalami intimidasi seperti di era Soeharto.

Keempat, para mahasiswa menuntut pemerintah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) terkait tindakan represif kepolisian menangani aksi unjuk rasa selama September lalu.

"Kami juga mengusung tujuh tuntutan plus #ReformasiDikorupsi dan empat tuntutan Patut Selamatkan Demokrasi," ujarnya.

Borak memulai aksi dengan berkumpul di sekitar kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Lalu, mereka melakukan aksi jalan kaki (long march) menuju Istana Kepresidenan.

Natado mengklaim sekitar dua ribu peserta aksi dari berbagai kampus akan bergabung. Beberapa di antaranya dari Universitas Prof. Dr. Moestopo, Universitas Pasundan, Universitas Parahyangan, Universitas Mpu Tantular, ISTN, dan Universitas Al Azhar Indonesia.

Aksi kali ini tak hanya dilakukan di Jakarta. Mengiringi momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, sejumlah aksi unjuk rasa digelar mahasiswa di Surakarta, Malang, Makassar, Yogyakarta, dan Gresik.

Di Jakarta, Kepolisian sudah mengantisipasi unjuk rasa dengan menutup jalan menuju istana. Massa aksi akan dipusatkan di sekitar kawasan Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda.

(cnnindonesia.com)

Senin, 04 September 2019 - 14:44 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru