Daging Sapi Giling Lebih Rentan Terinfeksi Bakteri Salmonella

Selasa, 05 November 2019 - 21:16 WIB Kesehatan

Berita Terkait

Daging Sapi Giling Lebih Rentan Terinfeksi Bakteri Salmonella (Jakub Kapusnak/FoodiesFeed) ilustrasi daging giling

JAKARTA - Wabah salmonella yang melanda sejumlah negara bagian di Amerika Serikat (AS) telah menyebabkan 10 orang sakit dan 1 orang meninggal dunia. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), wabah ini diyakini berkaitan dengan daging sapi giling.

Sejauh pemantauan CDC, tak ada pemasok yang dikaitkan dengan wabah Salmonella tersebut, sebab orang yang terinfeksi dilaporkan mengonsumsi daging sapi giling dari merek dan lokasi yang berbeda. Sehingga daging sapi giling yang dijual di pasaran dinilai berpotensi terpapar Salmonella.

Dari delapan orang yang diwawancara oleh tim CDC, enam orang mengatakan mengolah daging sapi giling di rumah. Pengolahan yang tidak matang sempurna dianggap sebagai pemicu terjadinya infeksi akibat Salmonella, dikutip dari CNN.

Salmonella sendiri merupakan bakteri penyebab sejumlah penyakit umum, yaitu diare, tipus, dan keracunan makanan. Bakteri ini hidup pada usus hewan ternak dan menular lewat feses hewan. Itu sebabnya, Salmonella kerap ditemui pada telur ayam atau daging mentah yang terkontaminasi. Salmonella juga mungkin hidup pada ikan mentah yang air atau wadah pengolahannya terkontaminasi. 

Daging giling sendiri dinilai sangat rentan terpapar salmonella karena proses penggilingan yang tidak diketahui kebersihannya. Bila satu jenis daging terkontaminasi, maka salmonela dengan mudah tersebar ke daging lainnya melalui proses tersebut. Itu sebabnya, daging giling umumnya cepat berbau dan busuk karena rentan terpapar banyak bakteri selama proses penggilingan.

Gejala umum infeksi virus ini ialah deman, diare, dan keram perut yang terjadi 12 hingga 72 jam setelah terpapar bakteri. Penyakit ini bisa sembuh tanpa perawatan bila asupan cairan dan nutrisi tetap cukup. Namun untuk orang yang rentan, seperti daya tahan tubuh yang sedang lemah, anak-anak, dan lansia bisa mengalami gejala lebih buruk sehingga butuh perawatan di rumah sakit.

Kini, wabah penyakir di AS telah tersebar di enam negara bagian, yaitu Colorado, Kansas, Oklahoma, Texas, Iowa, dan California, menurut CDC. Satu-satunya cara untuk mencegah infeksi ialah dengan memasak bahan makanan hingga matang sesaat sebelum dikonsumsi.

Untuk menghindari infeksi Salmonella, CDC merekomendasikan beberapa hal saat Anda membeli daging sapi giling:

- Tidak makan daging sapi giling mentah atau setengah matang.
- Daging sapi giling atau daging sapi yang dipotong dalam bentuk lain, termasuk daging unggas, harus dimasak pada suhu minimal 70 derajat celcius.
- Saat mempersiapkan daging sapi giling untuk diolah, jauhkan dari bahan makanan yang akan dikonsumsi segar, seperti sayur dan buah untuk salad.
- Bila tak ingin diolah, simpan daging sapi giling dalam freezer dalam waktu dua jam setelah membeli. Pembekuan daging giling bertujuan agar bakteri tak berkembang yang akhirnya membuat daging busuk.
- Setelah memegang daging mentah, cuci tangan menggunakan sabun dan air selama 20 detik.
- Bila memungkinkan, gunakan talenan yang berbeda untuk memotong daging dan untuk memotong sayur serta buah.
- Gunakan pula alat penggiling daging rumahan bila Anda memang sering membuat makanan dari daging giling.

(cnnindonesia.com)

Selasa, 29 Januari 2017 - 21:16 WIB
Tulis Komentar

0 Komentar

Tulis Komentar

Berita Terbaru