Minggu, 21 Juli 2024 WIB

Dua Partai Pemenang Pemilu Pekanbaru Usung Agung Nugroho-Markarius Anwar di Pilwako, Seperti Apa Kekuatannya?

Redaksi - Sabtu, 06 Juli 2024 13:06 WIB
Dua Partai Pemenang Pemilu Pekanbaru Usung Agung Nugroho-Markarius Anwar di Pilwako, Seperti Apa Kekuatannya?
Agung Nugroho-Markarius Anwar.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendukung pasangan Agung Nugroho dan Markarius Anwar maju sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2024-2029. Seperti yang ditunggu-tunggu, kepastian itu setelah Presiden PKS menyerahkan SK dukungan kepada pasangan tersebut, Kamis (4/7/2024) malam.

Dengan dukungan dua partai besar pemenang pemilu di Pekanbaru, PKS dan Partai Demokrat, paslon ini sudah bisa berlayar di Pilkada serentak 2024-2029 yang akan digelar 27 November 2024.

Diketahui, Agung Nugroho merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau. Sedangkan Markarius Anwar Bendahara DPW PKS Riau. Kedua partai ini adalah partai pemenang Pemilu 2024 di Pekanbaru. Seperti apa kekuatan dua partai ini di Pilwako Pekanbaru 2024/2029?

Baca Juga:

Di atas kertas, PKS dan Partai Demokrat Pekanbaru pada pemilu legislatif DPRD Pekanbaru 2024 lalu sama-sama meraih 8 kursi. PKS dengan total suara terbanyak yakni 89.733 suara, sedangkan Demokrat meraih total suara 59.738

Di Dapil I Pekanbaru, rekapitulasi suara total PKS yakni sebanyak 8.765. Sedangkan Demokrat di Dapil I meraih suara sebanyak 6.501. Dapil II yang dikuasai Partai Golkar, PKS berhasil meraih suara 9.546, sedangkan Demokrat 7.622 total suara.

Baca Juga:

Dapil III Pekanbaru, PKS menjadi partai dengan suara tertinggi, yakni sebanyak 12.808 suara. Demokrat berada di posisi keempat dengan raihan total 9.723 suara. Demikian pula dengan Dapil IV Pekanbaru, PKS kembali menjadi jawara dengan raihan 11.978 suara. Sementara Demokrat 5.979 suara.

Di Dapil V Pekanbaru, PKS berada di urutan kedua suara terbanyak di bawah Nasdem, yakni 12.724. Demokrat sendiri di urutan ketiga dengan 7.245 suara.

PKS dan Demokrat menjadi jawara di Dapil VI, kedua partai sama-sama meraih dua kursi di Dapil terbesar di Pekanbaru ini. PKS berhasil meraih 24.756 suara, terbanyak di antara 7 dapil di Pekanbaru. Sementara Demokrat di posisi kedua meraih total 16.780 suara.

Dapil VI ini tampaknya juga akan menjadi basis suara pasangan calon Agung Nugroho dan Markarius Anwar nantinya.

Di Dapil VII yang dikuasai PDIP, PKS masih menunjukkan taring berada di urutan kedua suara partai terbanyak, yakni 9.156 suara. Sedangkan Demokrat di posisi kelima sebanyak 5.888 suara.

Jika ditotalkan, berdasarkan data hasil Pemilu 2024 lalu, PKS dan Demokrat menguasai hampir 20 persen suara pemilih di Pekanbaru. PKS sebanyak 11,6 persen dan Demokrat 7,7 persen.

Sebenarnya tak hanya itu saja, popularitas dan elektabilitas Agung Nugroho yang berhasil meraup suara terbanyak di Dapil Pekanbaru I pada Pemilu legislatif DPRD Riau 2024 lalu, yakni sebanyak 47.198 suara, tentunya menjadi pertimbangan tersendiri kenapa Agung menjadi bakal Cawako. Agung sendiri juga masih berstatus anggota dan pimpinan DPRD Riau.

Demikian pula dengan Markarius Anwar yang saat ini berstatus anggota DPRD Provinsi Riau yang juga Ketua Fraksi PKS, tentunya memiliki popularitas dan elektabilitas yang baik di Pekanbaru. Nama Markarius Anwar lebih dikenal luas di Pekanbaru ketika dirinya ditunjuk menjadi kapten Tim Kampanye Anies-Muhaimin untuk Provinsi Riau.

Duet keduanya akan menjadi pasangan kuat merebut kursi Pekanbaru satu dan Pekanbaru dua Kota bertuah. Dengan kekuatan 32 persen kursi di DPRD Pekanbaru dan raihan sekitar 20 persen suara total pemilih dari jumlah DPT Pemilu 2024, pasangan ini tentunya tak diragukan lagi berlayar di Pilwako Pekanbaru 2024-2029.(Andi)

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Irman Gusman, Anggota DPD dengan Biaya Termahal
Syamsuar-Mawardi Saleh Dapat Dukungan Golkar di Pilgubri 2024
Sah! PKS Dukung Adam - Sutoyo Pilkada Kuansing 2024
M. Nasir - HM Wardan Berlayar di Pilgub Riau 2024-2029
Sentimen Agama Ancaman Jelang Pilkada
KPU Riau Sosialisasi Pendaftaran Lembaga Pemantau
komentar
beritaTerbaru