Jumat, 02 Oktober 2026 WIB

Ngatini Lahirkan Bayi Seberat 104 Kilogram di TWA Buluh Cina

Redaksi - Selasa, 05 November 2024 14:31 WIB
Ngatini Lahirkan Bayi Seberat 104 Kilogram di TWA Buluh Cina
Ngatini bersama anak yang baru dilahirkannya.(Foto: Ist)
PEKANBARU - Dunia konservasi menyambut kabar gembira kelahiran seekor bayi gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina, Kabupaten Kampar. Bayi gajah ini lahir pada 4 November 2024 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riau, Genman Suhefti Hasibuan menjelaskan, bayi gajah tersebut merupakan anak dari induk gajah betina bernama Ngatini (24 tahun) dan pejantan Robin (25 tahun).

"Anak gajah ini lahir dengan berat sekitar 104 kg, lingkar dada 112 cm, dan tinggi bahu 83 cm," terang Genman, Selasa (5/11/2024).

Baca Juga:

Kondisi bayi gajah sangat sehat dan sudah aktif menyusui. Sang induk Ngatini juga dalam kondisi baik pasca melahirkan.

Ngatini sendiri memiliki latar belakang unik. Pada 2005 lalu ia berhasil diselamatkan dari konflik di Bencah Kelubi, Tapung.

Baca Juga:

Ngatini dipindahkan dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas ke TWA Buluh Cina pada 2017 untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.

Sebagai langkah perawatan, tim medis telah memberikan vitamin dan obat-obatan pendukung bagi Ngatini untuk menjaga kesehatannya.

"Kelahiran bayi gajah ini semakin memperkaya keanekaragaman hayati di TWA Buluh Cina dan menunjukkan keberhasilan upaya konservasi gajah Sumatera di Provinsi Riau," tutup Genman.

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Beruang Berkeliaran di Permukiman Warga Kerumutan
Bangkai Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Bakau Mandah Inhil
Dunia Konservasi Berduka, Diego Mati di PLG Minas Riau
Ngeri! Nelayan Inhil di Inhil Selamat dari Terkaman Buaya, Bertahan 6 Jam di Atas Pohon
Buaya Terkam Warga di Sungai Sendewo Meranti
Info Kemunculan Harimau di Pasir Putih Kampar Dipastikan Hoaks
komentar
beritaTerbaru