Rabu, 21 Oktober 2026 WIB

11 Daerah di Riau Sudah Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Redaksi - Senin, 01 Juni 2026 16:07 WIB
11 Daerah di Riau Sudah Tetapkan Siaga Darurat Karhutla
Ilustrasi.(Foto: ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Sebanyak 11 daerah di Riau, sudah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Penetapan status siaga tersebut sebagai bentuk kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla karena saat ini Riau sudah memasuki musim kemarau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur mengatakan, selain pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi Riau juga sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla.

"Saat ini pemerintah Provinsi dan 11 pemerintah kabupaten/kota di Riau sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla. Hanya tinggal satu daerah saja yang belum menetapkan yakni Kuansing," katanya, Senin (1/6/2026).

Baca Juga:

Dengan penetapan status siaga darurat Karhutla tersebut. Koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah dalam penangangan Karhutla juga diharapkan akan lebih cepat dan mudah.

"Jika sudah menetapkan status, koordinasi dan pengiriman bantuan akan lebih mudah. Sehingga penanganan Karhutla juga akan lebih cepat, kami harapkan Kaunsing juga segera menetapkan status," ujarnya.

Baca Juga:

Sementara itu, Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di Provinsi Riau.

Hingga saat ini upaya pemadaman masih berlangsung di Rantau Bais Kabupaten Rokan Hilir, Sokoi Kabupaten Pelalawan, dan Kandis Kabupaten Siak, sementara lokasi kebakaran di Pasir Limau Kapas dinyatakan padam setelah lima hari penanganan intensif.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi lapangan masih menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari angin kencang, vegetasi kering yang mudah terbakar, hingga karakteristik lahan gambut yang menyulitkan proses pemadaman.

"Tim Manggala Agni terus bekerja maksimal di seluruh lokasi kebakaran. Meskipun menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang dan medan yang tidak mudah, personel tetap fokus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan," ujar Ferdian.

Di lokasi kebakaran Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, operasi pemadaman dilakukan oleh Manggala Agni Daops V/Dumai. Pada siang hari, petugas sempat menghadapi kondisi yang cukup berat akibat tiupan angin kencang yang menyebabkan asap menjadi sangat pekat dan mempercepat pergerakan api di sejumlah titik.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 44 hektare. Mengingat luas area serta ketersediaan sumber air yang masih memungkinkan untuk mendukung operasi, jumlah personel akan ditambah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sejak 24 Agustus 2026, Saat ini 13.850 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Terpapar Kabut Asap
Hotspot Sumatera 1.381 Titik Pagi Ini, Atmosfer Pekanbaru Tidak Sehat
2 424 Titik Panas di Sumatera Pagi Ini, Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat
Sempat Membaik, Udara Pekanbaru Kembali di Level Berbahaya Sore Ini
Soal Penanganan Karhutla, TNI Diminta Hadir dengan OMSP Terencana
Karhutla Parah di Selatan Sumatera, Angin Bawa Asap ke Riau
komentar
beritaTerbaru