Sumber Air Pemadaman Karhutla, Plh Bupati Yuliantini Tinjau Normalisasi Parit 18
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini S. Sos, M. Si meninjau pengerjaan normalisasi Pari
Pemerintahan
Kegiatan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wamen PPA/TPPO Veronica Tan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Bupati Indragiri Hilir Herman, Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, Sosiolog Robertus Robet, serta sejumlah pejabat dan tokoh lainnya. Rombongan tiba di Kuala Selat dan disambut Forkopimda, masyarakat serta anak-anak sekolah.
Kuala Selat menjadi salah satu titik penting Ekspedisi Merah Putih Presisi. Sekitar 1.700 hektare kebun masyarakat di wilayah tersebut tercatat terdampak abrasi pada 2021.
Baca Juga:
Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sembako Ekspedisi Merah Putih Presisi, bantuan ketinting serta matching grants kepada 13 kelompok masyarakat dampingan PPIU M4CR Riau. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen menjaga pesisir Riau dan penanaman mangrove.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi ikhtiar menghadirkan negara hingga ke wilayah pesisir sekaligus menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Baca Juga:
"Kita ingin masyarakat yang berada jauh di pesisir juga merasakan kehadiran negara. Kita datang membawa kepedulian sekaligus bergerak bersama mencari solusi," kata Herry.
Menurut Kapolda, abrasi bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat.
"Ketika pesisir tergerus, yang kita pertaruhkan bukan hanya tanah. Ada kebun masyarakat, sumber penghidupan dan masa depan generasi berikutnya. Menjaga mangrove berarti menjaga masyarakat yang hidup di belakangnya," ujarnya.
Menteri Lingkungan Hidup menyebut pemulihan lingkungan di Kuala Selat sejalan dengan semangat Ekspedisi Merah Putih Presisi yang turut didorong Kapolri.
Ia menyatakan komitmen untuk memastikan rehabilitasi mangrove dilakukan dalam skala besar.
"Ekspedisi Merah Putih Presisi yang juga dipromosikan oleh Kapolri itu adalah dengan cara memulihkan lingkungan. Daerah di sini memang sangat membutuhkan sentuhan pemulihan lingkungan yang luar biasa besar," katanya.
Menteri Jumhur berkomitmen mendorong penanaman mangrove seluas 500 hektare di kawasan terdampak abrasi, dengan harapan dapat diperluas hingga 1.000 hektare.
"Saya berkomitmen untuk ikut memastikan penanaman mangrove 500 hektare di tempat yang terabrasi. Mudah-mudahan bisa terpenuhi 1.000 hektare untuk ditanam di wilayah ini sebagai bagian dari pemulihan lingkungan sekaligus pemulihan sosial ekonomi," ujarnya.
Menurutnya, program tersebut juga akan menciptakan green jobs bagi masyarakat. Pemulihan tidak berhenti pada penanaman, tetapi mencakup pembibitan hingga pemeliharaan mangrove selama tiga tahun.
"Jadi bukan sekadar menanam lalu ditinggalkan. Mulai dari pembibitan, penanaman sampai pemeliharaan itu teranggarkan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan honor untuk pemeliharaan selama tiga tahun," katanya.
Ia menegaskan, program tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut dari Ekspedisi Merah Putih Presisi yang digerakkan Kapolda Riau di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Ini tindak lanjut dari gerakan Ekspedisi Merah Putih yang dilakukan Kapolda di Riau, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir. Mudah-mudahan membawa manfaat dan berkah bagi kita semua," pungkasnya.
Kondisi geografis Kuala Selat sendiri menjadi tantangan tersendiri. Dari Mako Polsek Kateman menuju kawasan terdampak abrasi dibutuhkan perjalanan sekitar 25 kilometer atau 45 hingga 60 menit menggunakan speedboat.
Sejumlah jalur perairan sangat dipengaruhi kondisi pasang-surut, sementara kawasan pantai memiliki lumpur yang dapat mencapai lutut hingga paha.
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menyasar wilayah pesisir, terluar dan kawasan yang memiliki keterbatasan akses.
Melalui ekspedisi tersebut, Polda Riau membawa misi kebangsaan, kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan hingga ke sudut-sudut wilayah Riau.
Di Kuala Selat, semangat tersebut diwujudkan bukan hanya dengan membawa Merah Putih dan bantuan bagi masyarakat, tetapi juga melalui komitmen pemulihan kawasan pesisir dalam skala besar.
Penanaman mangrove diharapkan menjadi benteng alami menghadapi abrasi sekaligus menghadirkan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat yang hidup di kawasan pesisir.(beng)
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksana Harian (Plh) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini S. Sos, M. Si meninjau pengerjaan normalisasi Pari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo bersama Kepala Kepolis
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasi
Peristiwa
kabarmelayu.com,ROHUL Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Semangat membumikan AlQur&039an mulai menggema di Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru. Untu
Pemerintahan
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Polisi Geledah Rumah Oknum Pencuri Kotak Amal, Puluhan Barang Bukti Disita
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menemukan puluhan kotak amal yang telah dirusak di sebuah rumah di Jalan Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanba
Hukrim
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuo
Pemerintahan