Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
kabarmelayu.com,INHIL Upaya penataan administrasi pemerintahan desa di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, patut diapresi
Pemerintahan
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya mengungkapkan adanya campur tangan perusahaan dalam penyanderaan tujuh pegawai KLHK di Rokan Hulu, Provinsi Riau, pada Jumat (2/9) lalu. Tujuh pegawai KLHK tersebut terdiri dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Polisi Kehutanan (Polhut).
Menurutnya penyanderaan terhadap tujuh pegawai KLHK yang terdiri dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Polisi Kehutanan (Polhut), dilakukan segerombolan massa yang diindikasi kuat dikerahkan oleh perusahaan PT. Andika Permata Sawit Lestari (APSL). Mereka disandera usai menyegel kawasan lahan terbakar yang berada dalam penguasaan PT. APSL.
"Kejadian penyanderaan ini merupakan tindakan melawan hukum yang merendahkan kewibawaan negara apalagi diindikasikan adanya keterlibatan pihak perusahaan," ujarnya kepada Republika.co.id, Ahad (4/9).
Baca Juga:
Ia menegaskan penyidik KLHK dan Polhut merupakan aparat penegakan hukum yang berdasarkan undang-undang mempunyai kewenangan melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kebakaran hutan dan lahan.
Siti mengatakan, tim tersebut turun ke lokasi dalam menindaklanjuti arahannya untuk melakukan penyelidikan penyebab meluasnya titik api di Riau, sekaligus menyelidiki laporan mengenai masyarakat yang dikabarkan mengungsi karena asap.
Baca Juga:
"Dari penginderaan satelit terlihat, sumber titik api penyebab asap sampai ke daerah lainnya di Riau itu, salah satunya berasal dari kawasan yang dikuasai oleh perusahaan tersebut," katanya.
Bahkan ditemukan bukti lapangan yang mengungkapkan ribuan hektar sawit terbakar di hutan produksi yang belum mendapat pelepasan dari Menteri, atau dengan kata lain kebun sawit di area tersebut ilegal.
"Diduga kuat aktivitas ilegal ini difasilitasi pihak perusahaan dengan mengatasnamakan masyarakat melalui kelompok tani," ucapnya.
Siti menjelaskan, dari foto-foto dan video lapangan yang berhasil diselamatkan filenya, terlihat luasnya lahan terbakar. Kawasan yang tadinya merupakan hutan gambut, berubah menjadi kebun sawit. Pada kawasan yang siap tanam, terlihat sisa sengaja dibakar dan beberapa titik yang sudah terbakar masih menyisakan asap mengepul.
Insiden ini menjadikan penyelidikan pada PT ASPL sebagai prioritas utama KLHK karena ada tiga hal penting yang melibatkan perusahaan ini. Pertama, kata dia, aktifitas perambahan kawasan hutan, kedua, pembakaran lahan dan yang ketiga adanya penyanderaan.
"KLHK akan mengusut dan menindaknya secara tegas sesuai dengan kewenangan yang ada," tegasnya.(ROL)
kabarmelayu.com,INHIL Upaya penataan administrasi pemerintahan desa di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, patut diapresi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, resmi melaunching logo Hari Ulang Tahun (HUT) Pekanbaru Ke242, Kamis
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKSEL Sidang perdana perkara praperadilan Nomor 67/Pra.Pid/2026/PN Jkt.Sel yang diajukan oleh Wiwik Setiawati terhadap
Hukrim
kabarmelayu.com,BANYUASIN Nestapa mendalam sedang menggelayuti 320 Kepala Keluarga (KK) peserta Program Transmigrasi di UPT/SP 2 Desa Air
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Informasi yang menyebut seorang pelaku prank pocong diamankan polisi di Kecamatan Kulim Pekanbaru, dipastikan ta
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jemaah haji asal Desa Pulau Payung Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 10, Muham
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh Tahun 2026 secara serentak di seluruh Indonesia
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti, SKM, M. Kes, menghadiri kegiatan advokasi ke
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPRD Riau, Samsuri Daris ST MT, menegaskan bahwa pelantikan ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah P
Parlemen
kabarmelayu.com,DINAMIKA di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) mencapai titik kulminasi baru menyusul keputusan pemerintah untuk mencopot Dadan
Sosial