Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Pelaku Pembunuhan Sadis di Pulomas Merupakan Sopir Angkot

Harijal - Rabu, 28 Desember 2016 19:07 WIB
Pelaku Pembunuhan Sadis di Pulomas Merupakan Sopir Angkot
Foto: Djamhari/Okezone
Pelaku Pembunuhan Sadis di Pulomas Merupakan Sopir Angkot

BEKASI - Ramlan terduga pelaku pembunuhan sadis di Pulomas, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot. Dia bersama dua orang lainnya diringkus sore tadi, dikontrakannya di kawasan Bekasi.

"Dia sopir angkot K-11 rute Terminal Bekasi-Banter Gebang," kata tetangga Ramlan, ibu Silaban (36) di lokasi penangkapan, Jalan Raya Siliwangi, Gang Kalong, Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Barat, Bekasi, Rabu (28/12/2016).

Menurut Silaban, Ramlan tinggal di kontrakan tersebut sejak dua tahun terakhir. Warga tahunya Ramlan belum beristri tapi memiliki pacar yang kerap datang ke kontrakannya.

Baca Juga:

"Orangnya seperti warga biasa enggak seperti penjahat. Dibilang ramah ya ramah, baik ya baik," kata Silaban.

Seperti diberitakan, dari rumah kontrakan tersebut polisi meringkus tiga orang termasuk Ramlan. Ketiganya diduga sebagai pelaku pembunuhan sadis di rumah mewah milik Ir Dodi Triono di kawasan Pulomas.

Baca Juga:

Kasus pembunuhan sadis di rumah Dodi Triono terungkap kemarin pagi. Dodi bersama 10 orang lainnya ditemukan tersekap di kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter di dalam rumah.

Dodi bersama dua putrinya meninggal dalam penyekapan itu. Termasuk dua sopir dan bocah 9 tahun teman anak Dodi. Sementara yang berhasil selamat lima orang, yakni putri Dodi lainnya, dua pembantu dan dua baby sitter. Dari hasil autopsi, korban tewas akibat kehabisan oksigen.


(ris/okezone)

 

SHARE:
beritaTerkait
Agung Nugroho Senang Anak-anak Kembali Sekolah
Karhutla Riau Mulai Terkendali
Sekda Inhil Hadiri Paripurna ke-15 DPRD. Masa Persidangan VI Ditutup dan Persidangan VII Dibuka
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
62 Hotspot Masih Terpantau di Riau. Inhil 49, Pelalawan Tersisa 7
komentar
beritaTerbaru