Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Keluarga dan Santri Obat Tersendiri Bagi KH Hasyim Muzadi

Harijal - Kamis, 16 Maret 2017 08:20 WIB
Keluarga dan Santri Obat Tersendiri Bagi KH Hasyim Muzadi
KH Hasyim Muzadi

MALANG - Abdul Hakim, putra pertama KH Hasyim Muzadi, membenarkan jika sang ayah lebih senang menjalani masa pemulihan di tengah keluarga dan para santri. Gus Hakim, sapaan akrab Abdul Hakim, menuturkan kehangatan suasana keluarga dan para santri menjadi obat tersendiri bagi ayahnya. 

"Kondisi abah stabil tapi masih harus banyak istirahat, namun keberadaan keluarga dan santri di sekelilingnya adalah sisi baik yang bisa mempercepat penyembuhan," kata Gus Hakim usai Presiden Jokowi membesuk di Ponpes Al-Hikam Malang, Rabu (15/3).

Gus Hakim pun meminta maaf jika sejak kemarin hingga siang tadi wartawan tidak diperkenankan masuk ke komplek Ponpes Al-Hikam. Menurutnya pembatasan tersebut merupakan kebijakan keluarga agar KH Hasyim Muzadi lebih tenang beristirahat. 

Baca Juga:

"Tapi sekarang akses sudah kami buka kembali semoga teman-teman media memaklumi," imbuhnya. Gus Hakim enggan menjelaskan penyakit apa yang diderita Hasyim Muzadi. Menurutnya keterangan tersebut lebih baik disampaikan oleh tim dokter. Ia hanya mengatakan riwayat penyakit yang diderita mantan ketua umum PBNU tersebut adalah sakit maag. 

Gus Hakim juga mengaku sangat khawatir dengan kabar-kabar hoax yang menyebutkan ayahnya tengah kritis atau bahkan sudah meninggal. Kabar simpang siur yang beredar di media sosial ataupun aplikasi perpesanan singkat itu membuat ibunya shock. 

Baca Juga:

"Kemarin kami ingin menangkal tapi takut urusannya makin panjang, sekarang masyarakat sudah tahu bagaimana kondisi abah yang sebenarnya," kata Gus Hakim. Ia meminta doa dari masyarakat agar Kyai Hasyim segera diberikan kesembuhan melawan penyakitnya.(ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
62 Hotspot Masih Terpantau di Riau. Inhil 49, Pelalawan Tersisa 7
Buaya Terkam Warga di Sungai Sendewo Meranti
PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI Usai, dr. Hj. Nadya Isra Miranti Terapkan Nilai-nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan
Perkuat Tata Kelola Agribisnis Sawit dan Mitigasi Tipikor, Law Firm Citra Hukum Keadilan Resmi Buka Kantor Perwakilan di Riau
komentar
beritaTerbaru