Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
Lingkungan
Siapa yang tak kenal Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir Sukarno. Nama salah satu pendiri bangsa ini begitu melegenda. Entah berapa buku telah diterbitkan dalam berbagai bahasa untuk menggambarkan sosok pemimpin yang fenomenal ini.
Hingga sekarang, Indonesia belum memiliki lagi tokoh sekaliber Bung Karno. Kemampuan pidatonya yang ulung telah memikat dunia. Seruan-seruannya yang lantang telah menggerakkan bangsa ini menuju kemerdekaan. Perjuangannya yang gigih merebut kemerdekaan membuat para penjajah gentar.
Hari ini, tanggal 6 Juni adalah hari kelahiran Bung Karno. Secara khusus Republika menghadirkan kado istimewa untuk memperingati hari lahir Sang Proklamator kemerdekaan Republik Indonesia. Edisi Sukarno dan Islam menjadi persembahan Republika untuk masyarakat yang ingin melihat sejarah tentang eratnya hubungan Islam dan nasionalisme.
Baca Juga:
Belakangan muncul kalangan yang ingin membenturkan Islam dan nasionalisme. Padahal jika menengok sejarah perjalanan bangsa ini, Islam dan nasionalisme merupakan satu kesatuan.
Ajaran untuk mencintai bangsa dan negara adalah sesungguhnya ajaran Islam. Karena itulah maka para ulama di masa lalu juga sekaligus menjadi pemimpin perang melawan penjajah. Para ulama juga menjadi bagian penting dalam proses perumusan dasar dan falsafah bangsa Indonesia.
Baca Juga:
Mereka bergandengan tangan dengan para tokoh agama lain untuk bersama-sama membangun Indonesia. Dialog keagamaan pada masa itu sangatlah jauh dari semangat untuk saling memojokkan satu sama lain. Teladan yang indah telah dilukiskan oleh para pendahulu.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah juga nilai-nilai Islam. Perhatikan sila demi sila dalam Pancasila. Semua itu merupakan bagian bagian penting dalam ajaran Islam.
Sangatlah tidak produktif mereka yang berusaha membenturkan Islam dan nasionalisme. Edisi Sukarno dan Islam ini juga disiapkan sebagai jalan untuk kembali memahami keakraban antara kedua ideologi tersebut.
Bung Karno menjadi salah satu cermin untuk melihat lebih dalam hubungan Islam dan nasionalisme dalam sejarah perjalanan Indonesia. Semoga, terbitnya edisi khusus ini juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk menguatkan persatuan dan kerukunan warga bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.(ROL)
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah terpantau hingga 500an hotspot (titik panas) di Riau sepekan lalu, pagi ini Badan Meteorologi Klimatolo
Lingkungan
kabarmelayu.com,MERANTI Seekor buaya muara menerkam seorang warga bernama Atai (35) saat menyeberang menggunakan rakit di Sungai Sendewo,
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Menjalani Tugas seharihari di dunia kesehatan sebagai dokter, tidak membuat dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M ber
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Law Firm Citra Hukum Keadilan (CHK) resmi memperluas jangkauan layanannya dengan meresmikan Kantor Perwakilan Pr
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi den
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Aksi pemerasan disertai ancaman kekerasan berhasil diungkap jajaran Polsek Sukajadi. Korbannya seorang pria ya
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam
TNI/Polri
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri