Senin, 31 Agustus 2026 WIB
Haul Sukarno

Sukarno dan Islam

Oleh: Irfan Junaidi, Pemimpin Redaksi Republika
Harijal - Selasa, 06 Juni 2017 00:25 WIB
Sukarno dan Islam
Dokumentasi Republika
Persembahan khusus Republika untuk Sukarno.

Siapa yang tak kenal Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir Sukarno. Nama salah satu pendiri bangsa ini begitu melegenda. Entah berapa buku telah diterbitkan dalam berbagai bahasa untuk menggambarkan sosok pemimpin yang fenomenal ini.

Hingga sekarang, Indonesia belum memiliki lagi tokoh sekaliber Bung Karno. Kemampuan pidatonya yang ulung telah memikat dunia. Seruan-seruannya yang lantang telah menggerakkan bangsa ini menuju kemerdekaan. Perjuangannya yang gigih merebut kemerdekaan membuat para penjajah gentar.

Hari ini, tanggal 6 Juni adalah hari kelahiran Bung Karno. Secara khusus Republika menghadirkan kado istimewa untuk memperingati hari lahir Sang Proklamator kemerdekaan Republik Indonesia. Edisi Sukarno dan Islam menjadi persembahan Republika untuk masyarakat yang ingin melihat sejarah tentang eratnya hubungan Islam dan nasionalisme.

Baca Juga:

Belakangan muncul kalangan yang ingin membenturkan Islam dan nasionalisme. Padahal jika menengok sejarah perjalanan bangsa ini, Islam dan nasionalisme merupakan satu kesatuan. 

Ajaran untuk mencintai bangsa dan negara adalah sesungguhnya ajaran Islam. Karena itulah maka para ulama di masa lalu juga sekaligus menjadi pemimpin perang melawan penjajah. Para ulama juga menjadi bagian penting dalam proses perumusan dasar dan falsafah bangsa Indonesia. 

Baca Juga:

Mereka bergandengan tangan dengan para tokoh agama lain untuk bersama-sama membangun Indonesia. Dialog keagamaan pada masa itu sangatlah jauh dari semangat untuk saling memojokkan satu sama lain. Teladan yang indah telah dilukiskan oleh para pendahulu. 

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah juga nilai-nilai Islam. Perhatikan sila demi sila dalam Pancasila. Semua itu merupakan bagian bagian penting dalam ajaran Islam.

Sangatlah tidak produktif mereka yang berusaha membenturkan Islam dan nasionalisme. Edisi Sukarno dan Islam ini juga disiapkan sebagai jalan untuk kembali memahami keakraban antara kedua ideologi tersebut. 

Bung Karno menjadi salah satu cermin untuk melihat lebih dalam hubungan Islam dan nasionalisme dalam sejarah perjalanan Indonesia. Semoga, terbitnya edisi khusus ini juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk menguatkan persatuan dan kerukunan warga bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.(ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
62 Hotspot Masih Terpantau di Riau. Inhil 49, Pelalawan Tersisa 7
Buaya Terkam Warga di Sungai Sendewo Meranti
PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI Usai, dr. Hj. Nadya Isra Miranti Terapkan Nilai-nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan
Perkuat Tata Kelola Agribisnis Sawit dan Mitigasi Tipikor, Law Firm Citra Hukum Keadilan Resmi Buka Kantor Perwakilan di Riau
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
komentar
beritaTerbaru