Senin, 24 Agustus 2026 WIB

Tim Pengabdian FISIP UNRI dan BPDLH Sukses Sulap Lidi Sawit Bernilai Ekonomis

Harijal - Jumat, 01 Desember 2023 20:05 WIB
Tim Pengabdian FISIP UNRI dan BPDLH Sukses Sulap Lidi Sawit Bernilai Ekonomis
Foto: Diskominfotik Bengkalis
Ketua Tim Pengabdian Unri BPDLH, Adianto menyerahkan policy brief kepada Kadisperindag, Zulpan.

BENGKALIS - Tim pengabdian Fisip Universitas Riau (Unri) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), sukses menyulap lidi sawit bernilai ekonomis. 

Bersama masyarakat Desa Hutan Panjang dan Darul Aman, Kecamatan Rupat, lidi sawit diolah menjadi berbagai produk kerajinan tangan.

Ditangan terampil masyarakat yang sebagian besar Suku Akit itu, lidi sawit dijadikan produk bernilai ekonomis, seperti piring dan kerajinan lainnya.

Baca Juga:

Guna mempermudah proses perautan, sebelumnya tim juga telah menyerahkan mesin peraut kepada pengrajin.

Informasi tersebut disampaikan ketua tim Unri BPDLH, Adianto saat melakukan audiensi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bengkalis, Kamis 30 November 2023.

Baca Juga:

Dihadapan Kadisperindag, Zulpan, Tim Unri BPDLH berharap membantu memasarkan produk masyarakat tersebut.

Sebab mayoritas pengrajin berdomisili di kawasan perkebunan yang jauh dari perkotaan, sehingga menyulitkan pemasaran.

Menanggapi hal tersebut Zulpan menyambut baik, dijelaskannya Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu daerah yang memiliki perkebunan sawit cukup luas.

"Pada prinsipnya, kami Pemkab Bengkalis menyambut baik dan siap bersinergi membantu demi kemajuan masyarakat kami", ungkap Zulpan.

Apalagi saat ini kerajinan berbahan baku lidi sawit ini memiliki potensi pasar yang cukup bagus, bahkan di daerah lain sudah ekspor ke luar negeri.

"Kita diuntungkan dengan bahan baku yang melimpah. Tentunya dengan sentuhan ide dan teknologi kekinian, bisa menghasilkan produk yang berkualitas tinggi", papar Zulpan.

Begitu juga dengan teknik pemasaran, Pemkab Bengkalis siap mengakomodir tidak hanya melalui Disperindag saja tapi juga berbagai stakeholder terkait, seperti Dekranasda.

"Kita akan promosikan dengan berbagai cara, seperti menjadi materi pameran, souvenir oleh-oleh khas Bengkalis, promosi di media sosial atau marketplace Diperindag", ujar Zulpan.

Sebelum mengakhiri audiensi, Adianto menyerahkan "policy brief", yang diterima Zulpan.

"Harapan kami, policy brief ini dapat dimanfaatkan dalam membuat kebijakan di Disperindag Kabupaten Bengkalis", pungkasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Bidang Promosi Dekranasda, Said Busra Mufrizal, Kabid Pengembangan Industri Yuliani Eka Safitri dan Kabid Pasar Henry Dohar Parlindungan Togatorop.(inf/dodi)

SHARE:
beritaTerkait
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Serahkan Reflector Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan Pengendara di Desa Senama Nenek
Maulid Nabi di Desa Seberang Pebenaan, Wabup Yuliantini Selipkan Pesan Tak Bakar Lahan
Kunjungan Presiden ke Riau, BPBD Laporkan Tersisa 7 Titik Api di Empat Kabupaten
Istri Presiden PKS Dialog dengan 17 Ormas Perempuan Islam di Bawah BMIWI, Soroti Bahaya LGBT
Udara Tak Sehat Akibat Kabut Asap, UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Batasi Pembelajaran di Luar Ruangan
Siswa UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Sabet Dua Medali di Ajang OSN Tingkat Nasional
komentar
beritaTerbaru