Rabu, 21 Oktober 2026 WIB

Sekolah Rakyat di Riau Dimatangkan, Pesantren Teknologi di Pasir Putih akan Dialihfungsikan

Redaksi - Rabu, 09 April 2025 07:27 WIB
Sekolah Rakyat di Riau Dimatangkan, Pesantren Teknologi di Pasir Putih akan Dialihfungsikan
Bangunan Pesantren Teknologi Riau yang direncanakan dialihfungsikan menjadi Sekolah Rakyat.(Foto: PTR)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mematangkan rencana penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang akan mulai pada tahun ajaran 2025-2026. Sekolah Rakyat rencananya akan mengambil lahan di daerah Pasir Putih.

Dalam rapat lanjutan yang dipimpin oleh Pj Sekretaris Sekdaprov Riau, Taufiq Oesman Hamid, Selasa (08/4/2025), dibahas berbagai aspek penting terkait program ini, terutama penyediaan lahan dan bangunan. Jika memungkinkan, bangunan Pesantren Teknologi Riau akan dialihfungsikan menjadi Sekolah Rakyat.

Untuk merealisasikan program Sekolah Rakyat ini, Pemprov Riau terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Tahap pertama, untuk kebutuhan lahan sudah harus clear.

"Untuk selanjutnya, kita bisa sampaikan lahan tertentu dengan sertifikat dan bukti kepemilikannya untuk dilaporkan ke Kementerian Sosial RI, karena program Sekolah Rakyat merupakan kolaborasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah,'' jelas Taufik.

Baca Juga:

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program pemerintah pusat dalam upaya memutus rantai kemiskinan. Di Riau, program ini diharapkan dilakukan percepatan perencanaan dan pelaksanaannya.

"Selain menentukan lokasi, kita terus berkoordinir dalam menyediakan sarana-prasarana serta mekanisme penerimaan siswa dan kurikulum," kata dia.

Baca Juga:

Seperti diketahui, Sekolah Rakyat akan menyediakan pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Pemerintah menargetkan peserta didik berasal dari kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Seleksi akan dilakukan secara bertahap, diawali dengan verifikasi status ekonomi, dilanjutkan dengan tes akademik.Sekolah Rakyat akan dibuka untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan standar pendidikan nasional.

Selain mata pelajaran formal, kurikulum juga akan menekankan penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme dan keterampilan.Dalam pelaksanaannya nanti, selain gratis tanpa dipungut biaya, Sekolah Rakyat juga akan memenuhi seluruh kebutuhan siswa, mulai dari seragam, makan, dan asrama untuk tempat tinggal.

Sekolah Rakyat diharapkan menjadi model pendidikan inklusif yang mampu mengangkat anak-anak dari keluarga miskin keluar dari lingkaran kemiskinan. Program ini juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Gelar Juara di Ajang FLS3N 2026 Tingkat Kabupaten Kampar
Mega Bakti Kesehatan Nasional, PP PERHATI-BKL Gelar Kegiatan di UPT SDN 024 Tarai Bangun
38 Siswa Sekolah Terbuka UPT SMP Negeri 2 Koto Kampar Hulu Laksanakan Pembelajaran di TKB UPT SD Negeri 010 Sibiruang
Pustu Dendan Klarifikasi Soal Biaya Persalinan Rp10 Juta
Kesebelasan UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara II Kejuaraan Sepakbola Pulau Bayur 2026 Antar SSB Se-Riau
Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Prof. Didik: Gerakan Baru Prabowo Tinggal Melanjutkan Fondasi yang Sudah Ada
komentar
beritaTerbaru