PWI Kuansing Kembali Suarakan Aspirasi ke DPRD, Berharap Kantor Sendiri
kabarmelayu.com,KUANSING Harapan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memiliki kantor sendiri
TNI/Polri
Kegiatan yang dilaksanakan di Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti, Kampar, Kamis (1/10/2026) juga hadir sebagai salah satu pemateri, Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Ma'azat yang menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa.
Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak cukup hanya dengan memiliki ijazah atau gelar pendidikan, tetapi harus dibarengi kemampuan, karakter, dan kemampuan membangun hubungan sosial.
Baca Juga:
Syahrul menyebut sedikitnya ada tiga kapasitas yang harus mulai dibangun mahasiswa sejak berada di bangku kuliah, yakni kapasitas intelektual, moral, dan sosial.
"Orang tidak bertanya lagi apa jenjang pendidikan, tapi yang ditanyakan apa yang bisa kita lakukan," kata Syahrul Aidi.
Baca Juga:
Menurutnya, kapasitas intelektual berkaitan dengan kemampuan berpikir, penguasaan ilmu, serta kemauan untuk terus belajar. Mahasiswa tidak boleh berhenti menambah pengetahuan hanya karena sudah berada di perguruan tinggi.
Ia mengatakan ilmu pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai tempat. Tidak hanya dari ruang perkuliahan, tetapi juga melalui pengalaman di lapangan maupun perkembangan teknologi dan ruang digital.
"Ilmu bukan hanya didapatkan di ruang belajar, tapi di lapangan, ruang digital," ujarnya.
Selain intelektual, Syahrul menekankan pentingnya kapasitas moral. Menurutnya, kecerdasan harus dibarengi dengan kejujuran, etika, adab, dan karakter yang kuat. Kemampuan akademik tanpa integritas dinilai belum cukup untuk menghadapi dunia profesional.
Kapasitas ketiga adalah sosial, yakni kemampuan membangun koneksi dengan lingkungan. Mahasiswa perlu belajar berkomunikasi, bekerja sama, memahami persoalan masyarakat, dan membangun jejaring sejak berada di kampus.
"Jadi tiga kapasitas ini harus dibangun dari sekarang sejak dunia kampus," tegasnya.
Syahrul Aidi juga mengaitkan pentingnya peningkatan kapasitas SDM dengan masa depan industri perkebunan Indonesia. Berdasarkan pengalamannya melakukan diplomasi parlemen ke berbagai negara, ia mengatakan kelapa sawit Indonesia memiliki posisi penting di pasar internasional.
"Saya Ketua BKSAP, sudah banyak melakukan diplomasi parlemen ke berbagai negara. Dari semua pertemuan itu, saya menemukan bahwa semua negara membutuhkan produk turunan sawit asal Indonesia," ujarnya.
Karena itu, ia berharap mahasiswa penerima Beasiswa SDM Perkebunan BPDP tidak sekadar menyelesaikan pendidikan, tetapi benar-benar mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi perkembangan sektor perkebunan dan Indonesia secara lebih luas.
Syahrul Aidi juga mengingatkan bahwa beasiswa yang diterima para mahasiswa merupakan kesempatan sekaligus amanah. Mereka diminta memanfaatkan proses pendidikan dan pembinaan untuk menempa kemampuan, mental, kedisiplinan, serta karakter.
"Beasiswa bukan hanya tentang kesempatan memperoleh pendidikan. Di dalamnya juga terdapat amanah untuk menempa diri menjadi generasi yang berilmu, bermental kuat, disiplin, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa," katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Datuk Tabano, Eka Suma Hamid, turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia mengingatkan mahasiswa agar bersyukur karena telah mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa BPDP yang diperebutkan oleh banyak calon penerima.
"Bersyukurlah adek-adek sekalian karena yang memperebutkan beasiswa BPDP ini ribuan. Dan termasuk orang yang beruntung yang mendapatkan beasiswa ini. Untuk itu maksimalkan dengan baik kesempatan ini," ujarnya.
Eka berharap para mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan pelatihan tersebut sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.
"Bagaimana menjalankan kuliah dengan baik, saya yakin perjuangan ananda sekalian tidak habis di sini. Kita berharap ke depannya dapat meraih prestasi dan mewujudkan cita-cita," katanya.
Ia juga berharap Pelatihan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin tersebut dapat menjadi pondasi bagi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin Indonesia di masa mendatang.
Para peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi penerima Beasiswa Program SDM Perkebunan BPDP Tahun 2026, yakni Politeknik Kampar, Politeknik Caltex Riau (PCR), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Universitas Pasir Pengaraian (UPP), dan Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I).
Melalui kegiatan tersebut, para penerima beasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga mental yang kuat, kedisiplinan, integritas, serta kemampuan sosial sebagai bekal memasuki dunia profesional dan berkontribusi bagi sektor perkebunan Indonesia.
kabarmelayu.com,KUANSING Harapan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memiliki kantor sendiri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menyisir dua daerah rawan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, Pangeran Hidayat (Panger) dan Kampung D
Hukrim
kabarmelayu.com, KAMPAR Untuk efisiensi, kenyamanan dan keselamatan, sebanyak 38 siswa Sekolah Terbuka UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Pendidikan
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil mengamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program Imunisasi Kejar dengan target 3.425 anak yang
Kesehatan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial