Jumat, 31 Juli 2026 WIB

Soal Pemukulan Siswa Oleh Guru,‎ Dewan Desak Disdik Pelalawan Segera Lakukan Mediasi.

Harijal - Senin, 26 September 2016 15:10 WIB
Soal Pemukulan Siswa Oleh Guru,‎ Dewan Desak Disdik Pelalawan Segera Lakukan Mediasi.
Baharudin SH, Anggota Komisi I DPRD Pelalawan

PELALAWAN, kabarmelayu.com - Dewan ‎Pelalawan desak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan agar sesegera mungkin untuk melakukan mediasi terhadap kasus pemukulan guru terhadap siswa yang terjadi di SD Bernas.

"Agar tidak menjadi bola panas dan semakin liar, Kita dari Dewan minta kepada Dinas Pendidikan agar secepat mungkin menyelesaikan permasalahan ini dengan melakukan mediasi terhadap keluarga siswa dan guru. Tentu kita harapkan dengan mediasi ini ada kesepakatan yang dihasilkan," papar Baharudin SH anggota Komisi I DPRD Pelalawan kepada riaueditor.com, Senin (26/9/2016).

Dikatakan Baharudin politisi Golkar ini, soal laporan kepihak kepolisian atas kejadian ini dirinya tidak akan mencampuri apa yang menjadi kehendak pihak keluarga siswa, namun dirinya mengharapkan pihak keluarga siswa, guru yang bersangkutan, pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan duduk satu meja dalam menyelesaikan kasus ini.

Baca Juga:

"Soal laporan ke kepolisian saya tidak akan komentar, namun demikian Dinas Pendidikan agar secepatnya mengumpulkan seluruh pihak sehingga ada mediasi dan pertemuan secara bijak. Kita juga dari Dewan siap jika diikutsertakan dalam pelaksanaan mediasi. Kita tidak ingin masalah ini berlarut-larut sebelum ada mediasi yang dilakukan," paparnya.

Sementara itu, dari Kepala SDN Bernas M Jazah kepada riaueditor via seluler, Senin (26/9/2016) menyampaikan harapannya agar permasalahn ini cepat diselesaikan.

Baca Juga:

"Kita saat ini menunggu persetujuan keluarga siswa untuk dilakukan mediasi. Kita ingin duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini. Tentunya dengan kejadian ini mental para guru-guru juga jadi down. Atas berbagai informasi dan pemberitaan. Saya pribadi memang memilih tidak banyak berkomentar agar tidak terjadi salah paham dan sebagainya. Kita ingin ini diselesaikan dengan cepat agar proses belajar mengajar kembali berjalan secara normal," tukasnya. (zul/rec)

 

SHARE:
beritaTerkait
Terima Lulusan IPDN Riau, Syahrial Abdi: Jaga Integritas, Optimalkan Pelayanan
Fun Pingpong Competition, Pererat Sinergi SKK Migas, EMP dan PWI Riau
Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandis dan Personel Siapkan Kebutuhan Air untuk Tanaman Jagung
Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid
Wako Geram Revitalisasi Pasar Bawah Tak Tuntas, Pengelola Terancam Putus Kontrak
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Resmi di Buka, Polda Riau Hadirkan Layanan hingga Pulau Terluar
komentar
beritaTerbaru