Jumat, 31 Juli 2026 WIB

Ditendang Guru, Murid SMP di Pekanbaru Lapor Polisi

Harijal - Jumat, 09 September 2016 22:26 WIB
Ditendang Guru, Murid SMP di Pekanbaru Lapor Polisi
ilustrasi

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Guru, dalam mendidik anak murid mereka sekarang ini gampang-gampang susah.

Apalagi dalam memberikan hukuman kepada anak didik yang bandel atau yang malas dan lain sebagainya, harus berhati-hati dan penuh pertimbangan.

Karena, niat memberikan hukuman kepada sang anak didik jika tak berhati-hati, malah bakal menjadi petakan dan berurusan dengan hukum.

Baca Juga:

Hal ini dialami salah seorang guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 33 Pekanbaru, berinisial H (40). Dirinya harus berurusan dengan pihak yang berwajib, karena dilaporkan orang tua murid setelah menendang muridnya, Kamis (08/9/2016) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, berawal ketika sedang berlangsung proses belajar mengajar di kelas. Saat itu AE bersama murid lainnya membuat suara-suara sehingga mengganggu proses belajar.

Baca Juga:

Gurunya ini meminta murid-murid untuk diam dan fokus dalam mengikuti mata pelajaran. Namun, AE bersama beberapa murid lainnya tak menggubrisnya dan masih saja membuat suara-suara gaduh.

Sang guru lalu marah dan menyuruh AE untuk maju ke depan dan di hukum dengan dipukul dan ditendang dengan menggunakan sepatu hingga dada korban mengakami memar dan sakit.

Pulang sekolah, sang murid lalu melaporkan kejadian yang dialaminya kepada orang tua angkatnya berinisial Sa (43) warga Kecamatan Payung Sekaki.

Tak terima anak angkatnya dianiaya, Jumat (09/9/2016) sore, sekitar pukul 16.30 WIB, Sa lalu mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru untuk melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialami anaknya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto Sik ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiyaan terhadap murid tersebut.

"Benar, saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Korban sudah divisum dan diambil keterangannya," kata Bimo. (dzs/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Terima Lulusan IPDN Riau, Syahrial Abdi: Jaga Integritas, Optimalkan Pelayanan
Fun Pingpong Competition, Pererat Sinergi SKK Migas, EMP dan PWI Riau
Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandis dan Personel Siapkan Kebutuhan Air untuk Tanaman Jagung
Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid
Wako Geram Revitalisasi Pasar Bawah Tak Tuntas, Pengelola Terancam Putus Kontrak
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Resmi di Buka, Polda Riau Hadirkan Layanan hingga Pulau Terluar
komentar
beritaTerbaru