Senin, 21 September 2026 WIB

Peneliti Denmark Temukan Ribuan Virus Baru dalam Popok Bayi

Harijal - Selasa, 25 April 2023 18:36 WIB
Peneliti Denmark Temukan Ribuan Virus Baru dalam Popok Bayi
foto net.
Foto: Cover Insight/ Popok Bayi/ Edward Ricardo

JAKARTA - Sejumlah ilmuwan di Denmark mencoba mencari tahu asal-usul sejumlah penyakit yang diderita manusia. Untuk menjawab pertanyaan ini, mereka mengamati popok bayi yang sudah dipakai. 

Mengutip laman WebMD, para peneliti menemukan 10.000 jenis virus dalam popok. Banyak dari virus tersebut belum pernah teridentifikasi sebelumnya.

"Secara khusus kami mencoba menguraikan bagaimana bakteri usus tertentu pada masa bayi dapat melindungi Anda dari penyakit kronis di kemudian hari," kata peneliti Shiraz Shah, PhD, dalam posting blog yang menjelaskan penelitian tersebut, yang diterbitkan bulan ini di Nature Microbiology.

Baca Juga:

Shah dan rekan-rekannya di Copenhagen Prospective Studies for Asthma in Childhood merekrut para ibu selama kehamilan. Para ibu tersebut setuju untuk mendaftarkan bayi mereka dalam penelitian setelah lahir.

Popok bekas dikumpulkan ketika bayi berusia 1 tahun, dan anak-anak sekarang berusia 12 tahun. Analisis popok adalah langkah pertama dalam penelitian, yang memiliki tujuan jangka panjang untuk mengidentifikasi penyebab penyakit peradangan kronis seperti asma, eksim, dan alergi.

Baca Juga:

Para peneliti terkejut dengan banyaknya virus yang mereka temukan.

"Hipotesis kami saat ini adalah bahwa muatan virus meningkat di usus bayi karena sistem kekebalan belum sempurna," tulis Shah.

Analisis selanjutnya akan memeriksa popok sejak bayi berusia 1 minggu dan 1 bulan untuk melihat apakah ada 10.000 jenis virus pada usia muda tersebut. Setelah itu, para peneliti akan melihat apakah virus tertentu mampu melindungi anak-anak dari penyakit seperti asma atau ADHD.

Anak-anak dalam penelitian ini akan terus menyumbangkan informasi melalui popok bekas mereka, dan para peneliti akan terus mengamati hubungan antara usus dan penyakit serius.

"Kami percaya bahwa banyak penyakit kronis dimulai pada masa kanak-kanak bahkan jika gejalanya muncul di kemudian hari," ungkap Shah.

"Untuk saat ini, setidaknya kita tahu bahwa memiliki usus yang penuh dengan virus pasti merupakan bagian alami dari bayi," paparnya.

(sumber: CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Borong 32 Emas di Kejurprov VIII Panahan Riau 2026, Pekanbaru Juara Umum
Dari Angka 6000-an, Hotspot Sumatera Tinggal 671, Langit Pekanbaru Cerah Diguyur Hujan
Gondol Aki Mobil, Pria Pengangguran di Rumbai Dibekuk
Dukung Kesejahteraan Masyarakat, Babinsa Koramil 06 Siak Hulu Dampingi Pemberian Sembako Bagi Warga Kurang Mampu
Niat Tulus Andi Saing Bangun Desa Teluk Sono, Gayung Bersambut dengan Masyarakat Luas
Kesebelasan UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara II Kejuaraan Sepakbola Pulau Bayur 2026 Antar SSB Se-Riau
komentar
beritaTerbaru