Kamis, 24 September 2026 WIB

Bupati: Kolaborasi Lintas Sektor Penting untuk Atasi Stunting di Inhil

Redaksi - Sabtu, 29 November 2025 11:35 WIB
Bupati: Kolaborasi Lintas Sektor Penting untuk Atasi Stunting di Inhil
Bupati Inhil Ketua TP PKK Inhil saat membuka kegiatan Publikasi Stunting Advokasi lintas Sektor Dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting.(Foto: Diskominfotik)
kabarmelayu.comINHIL - Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT menegaskan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam upaya penanganan stunting. Hal tersebut dikatakannya saat membuka kegiatan Publikasi Stunting Advokasi lintas Sektor Dalam Rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bappeda Inhil, Tembilahan, Jumat, (28/11/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj. Katerina Susanti, SKM., M.Kes., yang juga memimpin Gerakan Indragiri Hilir Atasi Stunting (GINTAS), Asisten I Setdakab Inhil, para kepala OPD, tim Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Provinsi Riau.

"Penanganan stunting merupakan agenda prioritas nasional yang menuntut kolaborasi lintas sektor," ujar Bupati.

Baca Juga:

H. Herman menegaskan, stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi menjadi persoalan strategis yang berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan pembangunan daerah.

Patut disyukuri, prevalensi stunting di kabupaten Inhil cenderung mengalami penurunan. Berdasarkan data studi status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 sebesar 28,4%, SSGI tahun 2022 sebesar 28,5%, survei kesehatan indonesia (SKI) 2023 sebesar 18,8 % dan SSGI 2024 25%.

Baca Juga:

Bupati mengimbau mewujudkan generasi sehat untuk masa depan yang hebat, bersama-sama melakukan pencegahan percepatan penurunan stunting, dengan pemberian imunisasi dasar pada balita yang belum mendapat imunisasi rutin dasar dilakukan zero dose.

"Alhamdulilllah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir dan dinas kesehatan, mendapatkan penghargaan atas komitmen dan dukungan nyata dalam upaya penurunan angka anak dengan zero dose di kabupaten Indragiri Hilir dengan capaian 95 persen," tutur bupati.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
Puncak HAN 2026, Bupati Herman Kukuhkan Forum Anak Inhil Periode 2026–2028
Bank Sampah Didorong Jadi Gerakan Nyata di Tengah Masyarakat Inhil
Bupati Herman: Seluruh Dusun di Inhil Harus Teraliri Listrik
Sekda Inhil Hadiri Apel Pagi dan Milad ke-59 SMA Negeri 1 Tembilahan
Plh Bupati Inhil Yuliantini Tinjau SDN 007 Parit 3 Teladan Kayu Raja, Serahkan Bantuan Pribadi
komentar
beritaTerbaru