Syiar Dakwah, Azwendi Fajri Dukung Penuh Bengkel Da'i
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, SE., MM., menyambut baik kedatangan pengurus Dewan Pimpin
Muslim
JAKARTA - Banyak beraktivitas di luar rumah membuat Anda berisiko tertular Covid-19. Namun, terlalu lama berada di rumah juga membuat Anda rentan terhadap stres.
Pilihan terbaik saat ini adalah tetap berada di rumah demi menekan penyebaran penularan infeksi virus corona. Stres yang dirasakan saat berada di rumah dapat diatasi dengan berbagai cara.
Stres timbul akibat perasaan terancam yang ada dalam diri. Saat otak mendeteksi sesuatu yang berbahaya, tubuh akan mengeluarkan mekanisme sistem pertahanan.
Baca Juga:
Ancaman tersebut bisa datang dalam beragam bentuk. Namun, sayangnya tubuh tak bisa membedakan ancaman-ancaman tersebut. Secara psikologis, setiap ancaman akan direspons tubuh dengan cara yang sama.
Masing-masing bagian tubuh sendiri umumnya memiliki respons berbeda terhadap stres. Anda hanya perlu mengenal dan mempelajari cara menghadapinya.
Baca Juga:
Berikut hal-hal yang terjadi pada tubuh saat Anda merasa stres, melansir Live Strong.
1. Indera semakin tajam
Stres memicu pelepasan hormon dan zat kimia otak. Dua dari beberapa hormon itu dikenal dengan adrenalin dan kortisol.
Adrenalin masuk ke pembuluh darah, membuatnya makin lebar sehingga oksigen lebih banyak masuk otak. Efeknya, Anda semakin waspada dan bisa menajamkan indera seperti pengecap, penciuman, dan pendengaran.
2. Otot tegang
Stres menimbulkan ketegangan pada otot. Seseorang tanpa sadar akan merasakan tegang pada rahang dan tangan yang mengepal saat stres. Di saat seperti ini, otot bersiap untuk tindakan cepat demi menghindari ancaman.
American Psychological Association menyebutkan, ketegangan otot bisa menimbulkan masalah lain seperti sakit kepala, sakit leher, sakit punggung, hingga cedera jangka panjang. Ada juga yang mengalami masalah gigi akibat kebiasaan menggertak gigi akibat stres.
3. Susah mengingat
Stres berkaitan dengan isu kognitif. Pada studi yang diterbitkan dalam jurnal Neurology pada 2018 lalu menyebut, orang berusia muda dan dewasa dengan kadar kortisol tinggi lebih cenderung mengalami masalah ingatan dan volume otak yang mengecil.

Ilustrasi. Setiap bagian tubuh memberikan respons yang berbeda-beda saat Anda berada dalam kondisi stres. (Istockphoto/Tunatura)
Stres juga berpengaruh terhadap suasana hati. Di satu sisi, stres bisa membuat seseorang malas dan enggan mengerjakan sesuatu. Tapi di sisi lain, stres juga bisa mengakibatkan semangat seseorang semakin terpompa.
4. Jerawat
Stres turut memengaruhi organ terbesar tubuh, yakni kulit. Tinjauan yang diterbitkan dalam Inflammation & Allergy Drug Targets mencatat, stres dapat memicu inflamasi seperti psoriasis, eksim, dan jerawat. Stres juga bisa membuat penyembuhan luka jadi membutuhkan waktu lama.
5. Detak jantung cepat
Jantung merespons stres dengan bekerja lebih keras akibat kenaikan tekanan darah.
Pada beberapa kasus, respons seperti ini bisa berujung pada masalah kardiovaskular. Kasus broken heart syndrome, misalnya, yang merupakan kondisi serangan jantung yang timbul akibat peristiwa menyedihkan.
Dalam jangka panjang, stres bisa lebih berbahaya buat jantung dan pembuluh darah. Kenaikan hormon stres bisa berakibat pada tekanan darah tinggi kronis dan berujung pada kekakuan arteri, gagal ginjal, dan gangguan fungsi seksual.
6. Imunitas dan pencernaan terganggu
Hormon kortisol yang makin meroket bisa berpengaruh pada sistem imun tubuh. Tubuh pun jadi lebih rentan terhadap penyakit.
Tak hanya itu, masalah juga timbul pada pencernaan. Produksi hormon berlebih bisa masuk ke usus dan merusak mikroflora alami usus. Akibatnya timbul diare, konstipasi, dan sakit perut.
7. Berat badan turun
Dalam beberapa kasus, stres bisa menekan nafsu makan. Stres juga secara tidak langsung membuat berat badan turun.
Namun, di luar itu, ada pula kondisi stres yang menyebabkan seseorang justru makan dalam porsi berlebih.
(CNNIndonesia.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, SE., MM., menyambut baik kedatangan pengurus Dewan Pimpin
Muslim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis membuka ruang dialog menindaklanjuti persoalan lahan masyarakat di Kecamatan Rupa
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Riyono menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah dalam menangani keba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengembangan industri kendaraan listrik nasional tidak boleh berhenti pada produksi dan penjualan kendaraan. Pem
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil Drs. H. Tantawi Jauhari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen untuk membangun ekosistem yang kuat untuk meningkatkan kesejahtera
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kontingen Perpani Kota Pekanbaru menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih prestasi juara umum sekaligus sa
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Warga Pekanbaru sekitarnya malam ini sepertinya dapat bernafas lega. Kabut asap yang sempat menebal, sore ini pu
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU AR (45) nekat mencuri sebuah Aki mobil saat melintas di Jalan Bandeng III Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Ru
Hukrim