Perpusnas Akui Naskah Kuno Syair Perang Siak Sebagai IKON 2026
Perpusnas Akui Naskah Kuno Syair Perang Siak Sebagai IKON 2026
Advertorial
JAKARTA - Gejala Covid-19 varian Omicron bisa terlihat jelas dan terasa, salah satu yang muncul terjadi pada malam hari saat tidur, misalnya keringat malam.
Selain itu, ada beberapa gejala lain pasien terinfeksi omicron. Mulai dari demam atau kedinginan, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, sakit kepala, hingga kehilangan rasa atau penciuman.
Berikutnya ada juga yang merasakan sakit tenggorokan atau suara serak, hidung tersumbat atau berair, mual atau muntah, diare, suhu tinggi, batuk secara terus menerus, dan sakit pinggang. Gejala berikutnya adalah nafsu makan berkurang, delerium, mulas, kembung, kelumpuhan tidur, ruam kulit, Covid Tongue, Covid ToesatauFingers, sakit dada, dan sakit perut.
Baca Juga:
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO angkat bicara terkait varian BA.2 atau omicron siluman. Lembaga itu menyebutkan BA.2 jauh lebih menular dari BA.1 namun tingkat keparahan keduanya sama. Jika ada lonjakan omicron lagi, maka akan melihat lebih banyak BA.2.
Selain itu WHO juga memperingatkan omicron tidak ringan, meskipun mungkin lebih ringan dari Delta, dikutip dari Live Mint, Minggu (27/2/2022).
Baca Juga:
Sejumlah penelitian juga menyebutkan omicron siluman menyebabkan infeksi yang parah seperti Delta. Namun penelitian tersebut belum ditinjau oleh rekan sejawat.
Sementara itu menurut studi di Inggris, orang yang terinfeksi menunjukkan gejala yang berhubungan dengan usus. Siluman omicron dilaporkan telah menyebar dengan cepat di negara itu.
"Kita tahu bahwa virus ini menyebar ke bagian tubuh yang berbeda. Ada kemungkinan omicron atau varian lain menyerang usu. Dan ini tidak akan terlihat di hidung, jadi bisa terkena infeksi usus namun tidak terlihat positif," ujar profesor studi gejala Covid ZOE, Tim Spector kepada The Sun.
Pasien mengeluhkan enam penyakit berhubungan dengan usus pada saat terinfeksi. Mulai dari mual, diare, muntah, sakit perut, mulas, dan kembung.
Aplikasi Zoe Covid sebelumnya melaporkan Diare sebagai gejala Covid. Namun memasukkan gejala tersebut sebagai bagian dari kategori 'kurang terkenal'.
"Kami masih menyelidiki apa artinya peningkatan laporan gejala gastrointestinal seperti diare, melewatkan makan dan sakit perut, yang lazim dengan varian sebelumnya, karena peningkatan tersebut nampaknya tidak terkait dengan mereka yang positif omicron," jelas sebuah studi ZOE.
(sumber: CNBCIndonesia.com)
Perpusnas Akui Naskah Kuno Syair Perang Siak Sebagai IKON 2026
Advertorial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau komitmen memperkuat evaluasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bagian da
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Tim Pokja Kamtib Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Provinsi Riau menggelar sosialisasi mengenai prinsip dan meka
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari bersama seluruh Organisasi Perangkat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BENGKALIS Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis bersama Asosiasi Penyelenggara Ja
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Sejumlah delegasi melakukan aksi walk out saat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu hendak menyampaikan
Peristiwa
Herman Pelani Badminton Friendly Match 2026, 374 Peserta Meriahkan Ajang Silaturahmi di Pekanbaru
Sport
kabarmelayu.com,INHIL Terkait keluhan warga soal biaya persalinan mencapai Rp10 juta di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Dendan Lecamatan K
Peristiwa
kabarmelayu.com,ROHUL Pengembangan kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, berujung
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Persoalan agraria, khususnya terkait pengurusan hak atas tanah milik masyarakat, kembali mendapat sorotan. Pemerin
Sosial