Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Aiptu Andi Hidayat Pantau Perkembangan Jagung Petani Dumai
kabarmelayu.com,DUMAI Memastikan tanaman pangan tumbuh dengan baik menjadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Sosial
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Mega Bakti Kesehatan Nasional (MBKN) PP PERHATI-BKL keempat tahun 2026. Pelatihan diikuti oleh sekitar 40 dokter cilik dari tiga sekolah dasar di kecamatan Tambang. Yakni SD Negeri 024 Tarai Bangun sebagai tuan rumah, SD IT Mutiara Global dan SD Negeri 035 Tarai Bangun.
Ada sebanyak 9 dokter spesialis THT-KL yang mendampingi kegiatan tersebut. Di antaranya dr. Ni Putu Oktaviani Rinika Pranitasari, M. Biomed, Sp. THT-BKL, dr. Aloysius Tjandra Manukbua, Sp. THT-BKL, Dr. dr. Christian Lopo, Sp. THT-BKL, dr. Adelena Anwar, Sp. THT-BKL, dr. Renold Yurensa, Sp. THT-BKL dan dr. I Putu Yupindra Pradiptha, Sp. THT-BKL.
Baca Juga:
Selanjutnya dr. Bintang Napitupulu, Sp. THT-BKL, Datuk dr. H. Agussalim, M. Ked (ORL-HNS), Sp. THT-BKL, Dr. Dr. Indra Zachraeni, Sp. THT-BKL, Sp. Rhino (K) serta dokter koas dan sejawat lainnya.
Turut pula hadir tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Korwil Pendidikan Tambang, Endang Purwanti, S. Pd, M. Pd yang juga berkesempatan langsung membuka resmi kegiatan.
Baca Juga:
Mewakili PERHATI-BKL, dr. Renold Yurensa saat pembukaan kegiatan mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan para dokter kecil memahami cara menjaga kesehatan diri dan keluarga, terkhusus organ telinga hidung dan tenggorokan.

Dalam kegiatan ini, para dokter cilik agar tidak ragu untuk bertanya, dan ilmu yang didapat dari pelatihan ini memberikan manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari.
Diharapkan pula, para dokter kecil dan pembimbingnya ini dapat berbagi ilmu kepada rekan dan teman di sekolah masing-masing.
Sementara. dr. Aloysius Tjandra Manukbua sebelumnya menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan MBKN PP PERHATI-BKL keempat di tahun ini. MBKN adalah salah satu program besar PERHATI-BKL yang dilaksanakan bergilir setiap provinsi, dan Riau merupakan yang keempat di tahun 2026.
Di Riau, untuk pelatihan dokter kecil dilaksanakan di empat tempat, yakni dua di Pekanbaru, satu di Perawang Kabupaten Siak dan satu di UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kabupaten Kampar.
PERHATI-BKL, kata dr. Aloysius Tjandra ingin dokter kecil tidak hanya menjadi objek, tetapi juga menjadi subjek di mana mereka dapat berperan dalam pencegahan penyakit.
Dalam pelatihan dokter kecil, para guru yang mendampingi juga menjadi target pelatihan, termasuk tenaga kesehatan Puskesmas yang ikut hadir dalam pelatihan tersebut.
"Karena tenaga kesehatan yang nantinya akan melanjutkan kegiatan ini, mereka selanjutnya yang akan melatih guru-guru pendamping tadi," ujar dr. Aloysius Tjandra.
Tak hanya pelatihan dokter kecil, beberapa kegiatan lainnya yang dirangkaikan dalam agenda MBKN 2026 lainnya yakni kaderisasi siswa sadar bersih, penyuluhan, bersih-bersih telinga hingga seminar dan simposium.
PERHATI-BKL melalui kegiatan ini ingin menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat yang membaktikan diri dengan memberikan pelayanan-pelayanan.
Di kesempatan yang sama, Kepala UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun, Yunita Epi, S. Pd dalam kesempatan itu menyampaikan, pihak sekolah sangat menyambut baik kegiatan yang ditaja para dokter ahli THT ini. Mendapat kunjungan para dokter ahli spesialis dari penjuru daerah di Indonesia merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi sekolah.
Pelatihan ini, menurut Yunita Epi merupakan sebuah kesempatan emas bagi murid dokter kecil dan guru pendamping untuk menerima ilmu langsung dari para dokter spesialis.

"Harapannya, dari pelatihan ini, para dokter kecil mendapat ilmu dan mempraktekkannya," kata kepala sekolah.
Tak lupa Yunita Epi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada dokter PERHATI-BKL dari berbagai provinsi di Indonesia yang telah mau berbagi ilmu di sekolahnya.
"Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para peserta," tutur Yunita Epi lagi.
Dapat berinteraksi dan menerima ilmu langsung dari dokter PERHATI-BKL dari berbagai daerah, tentunya memberikan motivasi sejak dini kepada dokter kecil untuk menjadi seorang dokter profesional yang sangat mulia.
Dalam pelatihan itu, para dokter cilik sangat antusias dan bersemangat menyimak setiap pemaparan narasumber. Kegiatan juga diisi dengan praktek pemeriksaan telinga dan penjelasan tentang kotoran yang ada di telinga.
Sebelumnya, pada Rabu (14/10/2026), PERHATI-BKL melakukan pemeriksaan kesehatan THT murid Kelas IV dan V UPT SD Negeri 024 Tambang.
Hasil dari pemeriksaan 360 siswa yang dilakukan oleh 9 orang dokter spesialis THT, sebanyak 98 siswa ditemukan bermasalah dengan telinga sebanyak 18 orang di antaranya dirujuk ke praktek dokter yang bersangkutan di RSUD Arifin Ahmad, RS Syafira, RS Awal Bros dan rumah sakit lainnya.fgʻ
kabarmelayu.com,DUMAI Memastikan tanaman pangan tumbuh dengan baik menjadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher (PERHATIBKL) Provinsi Riau dan pusa
Kesehatan
Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Seorang Pria di Teluk Meranti Diringkus Polisi
Hukrim
Babinsa 032105/ RM Dampingi Petani Perawatan Jagung Di Bangko Sempurna
TNI/Polri
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat Pimpin Sertijab Dirlantas dan Kapolresta Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam pria diamankan tim gabungan hasil Operasi Sarang Narkoba (OSN) di kawasan Jalan Pangeran Hidayat
Hukrim
Bupati Afni Masuk 15 Kepala Daerah Penerima Penghargaan BAZNAS RI 2026
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sedikitnya 2.000 peserta dari 42 paguyuban di Riau akan meramaikan kegiatan peringatan Hari Kebudayaan Nasional
Budaya
kabarmelayu.com,SIAK Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si., mengambil langkah tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melanggar d
Pemerintahan
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru
TNI/Polri