Libatkan 27 Perusahaan, Disnaker Dumai Buka Ratusan Lowongan Kerja di Job Fair 2026
kabarmelayu.com,DUMAI Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Dumai membuka 522 lowongan kerja dari 27 perusahaan dalam pelaksanaan Job Fair
Pemerintahan
Job Fair 2026 yang berlangsung di salah satu hotel di Jalan Pattimura, Kota Dumai, Selasa (13/10/2026), dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Dumai, Hermanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, Kepala Disnaker Dumai Muhammad Zakir, Sekretaris Disnaker Wan Riko, serta perwakilan perusahaan peserta bursa kerja.
Kepala Disnaker Dumai, Muhammad Zakir, mengatakan Job Fair 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses kesempatan kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Baca Juga:
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh informasi lowongan pekerjaan secara langsung dari perusahaan, sehingga proses pencarian kerja dapat berjalan lebih efektif.
"Job Fair ini merupakan program rutin Disnaker Dumai untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Kami berharap para pencari kerja bisa memperoleh peluang kerja sesuai dengan kemampuan, keterampilan, dan kualifikasi," kata Zakir.
Baca Juga:
Pelaksanaan Job Fair 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sedikitnya 1.000 pencari kerja tercatat menghadiri kegiatan tersebut untuk mencari informasi dan memanfaatkan peluang kerja yang tersedia.
Bursa kerja ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (13/10/2026) hingga Rabu (14/10/2026). Untuk mendukung kelancaran kegiatan dan memberikan kesempatan yang lebih luas kepada peserta, pelaksanaannya dibagi ke dalam tujuh sesi.
Melalui skema tersebut, para pencari kerja diharapkan dapat mengakses informasi lowongan yang tersedia sekaligus berinteraksi langsung dengan perwakilan perusahaan sesuai bidang pekerjaan dan kualifikasi masing-masing.
Kehadiran 27 perusahaan dengan total 522 lowongan kerja dinilai menjadi langkah positif dalam mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan ketersediaan tenaga kerja di Kota Dumai.
Selain memperoleh informasi mengenai posisi yang dibutuhkan, peserta juga berkesempatan mengenal persyaratan rekrutmen yang ditetapkan perusahaan. Dengan demikian, pencari kerja dapat menyesuaikan kemampuan dan pengalaman mereka dengan kebutuhan dunia industri dan usaha.
Zakir menegaskan, keberhasilan pelaksanaan Job Fair tidak hanya diukur dari jumlah perusahaan dan lowongan yang tersedia, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu menghasilkan penyerapan tenaga kerja secara nyata.
Karena itu, ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar program bursa kerja memberikan manfaat berkelanjutan bagi pencari kerja.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Dumai, Hermanto, berharap Job Fair 2026 dapat menjadi sarana efektif untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya akses terhadap pekerjaan yang layak.
Menurut Hermanto, keterlibatan aktif perusahaan sangat diperlukan untuk mendukung penyerapan tenaga kerja lokal. Perusahaan diharapkan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Dumai dengan tetap memperhatikan persyaratan, kompetensi, dan ketentuan yang berlaku.
"Kita harap makin banyak masyarakat Dumai mendapat kesempatan bekerja. Kami imbau juga perusahaan agar dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai ketentuan berlaku, termasuk mengenai porsi 70 dan 30 persen tenaga kerja lokal dan luar Dumai," kata Hermanto.
Ia menilai sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan dukungan perusahaan, keberadaan Job Fair diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu memberikan dampak langsung terhadap pengurangan pengangguran di daerah.
Pemerintah Kota Dumai juga berharap perusahaan peserta dapat menjalankan proses rekrutmen secara profesional dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, dan persyaratan yang telah ditentukan untuk setiap posisi pekerjaan.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti Job Fair 2026 menunjukkan tingginya harapan pencari kerja terhadap tersedianya lapangan pekerjaan di Kota Dumai.
Para peserta mengapresiasi penyelenggaraan bursa kerja tersebut karena memberikan kesempatan untuk memperoleh informasi lowongan dari berbagai perusahaan dalam satu kegiatan.
Masyarakat juga berharap proses seleksi dan rekrutmen dapat berlangsung secara transparan, objektif, serta memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh peserta berdasarkan kompetensi, pengalaman, dan persyaratan yang ditetapkan masing-masing perusahaan.
Dengan tersedianya 522 lowongan kerja dari 27 perusahaan, Job Fair 2026 diharapkan dapat menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha sekaligus mendukung peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal.
Pemerintah Kota Dumai berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang lebih kuat dengan sektor swasta, sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka.
kabarmelayu.com,DUMAI Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Dumai membuka 522 lowongan kerja dari 27 perusahaan dalam pelaksanaan Job Fair
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bantuan Sosial (Bansos) Pendidikan bagi Mahasiswa Tidak Mampu Provinsi Riau Tahun 2026 Tahap I resmi disalurkan.
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) akan menggelar kegiatan Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026. Helat itu akan me
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ribuan pemuda di Kota Pekanbaru bergerak serentak di 15 kecamatan melalui program Pemuda Lestari. Mereka mengg
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Upacara peringatan Hari Jadi ke27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahun 2026 berlangsung khidmat di halaman Kantor Bup
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Leni Ramaini mengikuti Pemaparan dan Wawancara Penjari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Sikap tak bersahabat dan seolah memandang sebelah mata ditunjukkan lagi oleh perusahaanperusahaan tenan yang berope
Sosial
Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Direktorat Narkoba Polda Riau menggerebek temp
Hukrim
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau mencatat sebanyak 2.440 hotspot (titik panas) di pulau S
Lingkungan
Bupati Afni Lepas Kontingen PORSENI IGTKI ke Kuansing
Pemerintahan