Selasa, 20 Oktober 2026 WIB

Sejak 24 Agustus 2026, Saat ini 13.850 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Terpapar Kabut Asap

Redaksi - Selasa, 20 Oktober 2026 09:38 WIB
Sejak 24 Agustus 2026, Saat ini 13.850 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Terpapar Kabut Asap
Ilustrasi.(Foto: AI Gemini)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 13.850 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sejak 24 Agustus 2026. Lonjakan kasus gangguan pernapasan tersebut terjadi akibat meningkatnya paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Seluruh pasien terpapar dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan yang tersebar di Kota Pekanbaru. Fasilitas pelayanan yang menangani para pasien tersebut meliputi Puskesmas hingga rumah sakit rujukan.

"Terhitung sejak 24 Agustus 2026, jumlah warga yang terpapar ISPA mencapai 13.850 orang. Karena paparan kabut asap Karhutla," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendryanto, di Pekanbaru, Senin (19/10/2026).

Baca Juga:

Guna mengantisipasi lonjakan pasien selama masa polusi udara, Dinkes Kota Pekanbaru memperpanjang jam operasional seluruh Puskesmas. Layanan kesehatan masyarakat kini beroperasi hingga pukul 21.00 WIB pada hari Senin sampai Sabtu, serta hingga pukul 15.00 WIB pada hari Ahad.

"Kemudian hari Ahad beroperasi sampai pukul 15.00 WIB. Pengobatan ISPA gratis," kata Hazli Fendryanto.

Baca Juga:

Dinkes Kota Pekanbaru juga menggencarkan sosialisasi pencegahan dampak buruk polusi udara serta membagikan masker secara gratis kepada masyarakat. Warga diimbau untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan mengurangi kegiatan di luar ruangan jika kabut asap memekat.

Selain langkah edukasi, petugas kesehatan terus memantau perkembangan kualitas udara dan grafik harian pasien ISPA melalui sistem surveilans terpadu. Data penanganan pasien dan kondisi udara diperbarui secara berkala setiap hari pukul 12.00 WIB.

Dinkes Kota Pekanbaru memastikan ketersediaan pasokan obat-obatan serta tabung oksigen di seluruh fasilitas layanan kesehatan dalam kondisi aman.

Masyarakat yang mulai mengalami gejala sesak napas atau gangguan saluran pernapasan diimbau untuk segera mendatangi Puskesmas terdekat guna memperoleh penanganan medis secara gratis.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hotspot Sumatera 1.381 Titik Pagi Ini, Atmosfer Pekanbaru Tidak Sehat
2 424 Titik Panas di Sumatera Pagi Ini, Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat
Apel HSN XII 2026 di Pekanbaru di Tengah Kabut Asap, Lingkungan dan Masyarakat Riau Butuh Kepedulian
Udara Masih Tidak Sehat, Senin Besok Siswa Pekanbaru Kembali Tatap Muka di Sekolah
Sempat Membaik, Udara Pekanbaru Kembali di Level Berbahaya Sore Ini
Soal Penanganan Karhutla, TNI Diminta Hadir dengan OMSP Terencana
komentar
beritaTerbaru