Selasa, 22 September 2026 WIB

Keluarga Indonesia yang Tergolong Sehat Hanya 16,8 Persen

Harijal - Sabtu, 26 Januari 2019 01:06 WIB
Keluarga Indonesia yang Tergolong Sehat Hanya 16,8 Persen
Photo: Pixabay/vikvarga
Ilustrasi anak sedang makan

Setiap negara di dunia memiliki masalah nutrisi. Permasalahan yang ada antara lain stunting, anemia pada wanita dewasa, hingga obesitas. Oleh karena itu, penting untuk mengatur pola makan yang seimbang untuk terhindar dari masalah tersebut.

Namun sayangnya menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, dr Oscar Primadi, kesadaran masyarakat Indonesia  mengonsumsi makanan yang seimbang pun terbilang rendah. Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada peringatan Hari Gizi Nasional.

“Dari data, menunjukkan hanya 1 dari 10 orang di Indonesia yang makan sayur dan buah,” kata dia di Kementerian Kesehatan Jakarta, Jumat 25 Januari 2019.

Baca Juga:

Dia melanjutkan, pengeluaran (alokasi dana) terbesar masyarakat Indonesia adalah untuk makanan cepat saji dan minuman jadi, disusul tembakau dan sirih serta padi-padian. 

Hal ini pun lanjut dia, menyebabkan capaian status keluarga sehat yang ada di Indonesia cukup rendah. Yakni hanya sebesar 0,168 persen.

Baca Juga:

“Itu artinya dari 21.075.162 keluarga yang terdata hanya 16,8 persen keluarga yang dikunjungi di Indonesia adalah keluarga sehat. Untuk indeks keluarga di DKI Jakarta cukup tinggi yakni 0,399 persen,” ujarnya.

(viva.co.id)

SHARE:
beritaTerkait
Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
Legislator PKS Minta 30 Korporasi Karhutla Ditindak Tegas
Ekosistem Kendaraan Listrik Didorong Tak Berhenti di Pabrik
Open Turnamen Volleyball Putra Dandim Cup ke-8 Inhil Resmi Dibuka
Markarius: Pemko Pekanbaru Komit Perkuat Ekosistem UMKM
Borong 32 Emas di Kejurprov VIII Panahan Riau 2026, Pekanbaru Juara Umum
komentar
beritaTerbaru